Uncen Mewisuda 1.200 orang Secara Tatap Muka, Dilakukan Bertahap

Ribuan mahasiswa Uncen Jayapura saat mengikuti wisuda

Keterangan gambar : Ribuan mahasiswa Uncen Jayapura saat mengikuti wisuda.(Foto : Surya)

JAYAPURA, Potret.co –  Universitas Cenderawasih (Uncen) melaksanakan wisuda secara tatap muka pertama kali dimasa pandemic Covid 19.  Meski dilaksanakan secara  tatap muka, namun tetap melalui protokol kesehatan yang ketat.

“Ini wisuda pertama yang dilakukan secara offline diera pandemi Covid 19. Keputusan yang kita ambil untuk melakukan wisuda secara offline ini dengan peserta sekitar 1.100 orang lebih. Selasa (23/11/2021) kita sudah wisuda 618 orang. Rabu (24/11/2021) sekitar 570 orang,” kata Onesimus Sahuleka selaku Pembantu Rektor I Uncen Jayapura, di Auditorium Uncen.

Dijelaskan, sebelum masa pandemi, Uncen telah mewisuda kurang lebih 3.000 orang dalam sehari, namun saat ini dibagi bertahap yakni dua hari.

“Ini kita laksanakan dalam rangka menghindari penularan covid 19 dengan tetap memperhatikan prokes. sehingga wisuda priode ke III tahun 2021 ini kita laksanakan selama dua hari. Hari ini 618 orang terdiri dari program Pasca Serjana, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas hukum, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Keolargaan. Sedangkan, Rabu, lima Fakultas” jelasnya.

Onesimus mengatakan telah menyampaikan informasi kepada para calon wisudawan apabila tidak menggunakan masker, maka akan dikeluarkan dari ruang wisuda.

“Kami juga tidak mengundang orang tua,  suami, istri  dan anak – anak untuk ikut. Mereka dapat menyaksikan secara live streaming di Youtube dan Instagram Uncen Jayapura,” kata Onesimus.

Pihaknya berharap, para lulusan Uncen periode ke III tahun 2021 dapat mempergunakan keahlian dan penguasaan  teknologi.

“Lulusan – lulusan kita ini paling tidak sudah harus siap dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan juga orang lain.  Sehingga kita tidak bertumpuk pada lulus sarjana lalu menjadi pegawai negeri,” ucap Onesimus.

Dia juga berharap, para wisudawan menyesuaikan diri dengan teknologi saat ini sehingga dapat menguasai pengetahuan dan teknologi itu dengan baik.

“Di atas dasar moral yang baik ini, mereka bisa menerapkan ilmu dan teknologi di era digital untuk membangun dirinya kedepan,” katanya. (Sur)