Trafik Broadband Telkomsel di Maluku dan Papua Meningkat 13 Persen

Selama periode Natal dan Tahun Baru (NARU) 2021/2022, trafik akses broadband Telkomsel meningkat 10 persen dari rerata payload hari biasa 2021 dan 22 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. (Foto : Istimewa)

Keterangan gambar : Selama periode Natal dan Tahun Baru (NARU) 2021/2022, trafik akses broadband Telkomsel meningkat 10 persen dari rerata payload hari biasa 2021 dan 22 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, untuk di wilayah Regional Maluku dan Papua, yang mencakup Provinsi Papua, Papua Barat, dan Maluku saat momen Natal dan Tahun Baru (NARU 2021/2022) tercatat akses broadband Telkomsel mengalami peningkatan sebesar 13 persen dari rerata payload hari biasa selama 2021.

Sementara itu, untuk trafik layanan legacy (SMS dan suara) tercatat mengalami penurunan. Trafik SMS turun hingga sekira 3 persen dan trafik suara juga mengalami penurunan sekira 2 persen dibandingkan dengan hari biasa selama 2021.

Denny menambahkan, dari 15 titik Point of Interest (POI) yang tersebar di wilayah Regional Maluku dan Papua, POI Bumi Marina yang berlokasi di Manokwari, Papua Barat mencatat pencapaian payload tertinggi dengan kenaikan sebesar 16 persen.

Sementara, pertumbuhan payload tertinggi diraih oleh POI Ruko HBM yang berlokasi di Kota Sorong, Papua Barat, yang berhasil mencatat kenaikan sebesar 46 persen. Kedua POI tersebut masuk dalam kategori POI dengan tipe residensial. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan payload tertinggi di wilayah Regional Maluku dan Papua didominasi oleh wilayah residensial ketimbang bandara atau tempat publik.

Secara nasional, trafik broadband Telkomsel melonjak 22 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Trafik akses broadband Telkomsel meningkat 10 persen dari rerata payload hari biasa 2021.

Selama momen malam Natal 2021 aktivitas masyarakat dalam mengakses layanan digital semakin meningkat yang berdampak pada kenaikan payload jaringan broadband Telkomsel sebesar enam persen dibandingkan dengan hari biasa di tahun 2021, atau tumbuh sekira 22 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan pada malam pergantian Tahun Baru 2022, lonjakan trafik data mencapai 10 persen dibandingkan hari biasa 2021, atau meningkat hingga 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selama periode Natal dan Tahun Baru (NARU) 2021/2022, trafik akses broadband Telkomsel meningkat 10 persen dari rerata payload hari biasa 2021 dan 22 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya. (Foto : Istimewa)

“Secara keseluruhan, total trafik payload broadband Telkomsel selama momen NARU 2021/2022 mencapai 44 Pb, atau tumbuh sekira 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” kata Denny, Selasa (4/1/2022).

Denny menambahkan, lonjakan trafik komunikasi layanan digital di periode NARU 2021/2022 tersebut juga didorong dengan peningkatan aktivitas layanan digital seperti akses layanan e-commerce yang tumbuh hingga 21 persen, akses social media mencapai 15 persen, aktivitas browsing tumbuh 11 persen, streaming video sekira 13 persen, mobile gaming melonjak 87 persen, dan akses communication (instant messaging dan video conference) mencapai 12 persen, dibandingan trafik pada hari biasa 2021.

Selain itu, terdapat peningkatan aktivitas akses pada sejumlah aplikasi/platform seperti YouTube, Facebook, TikTok, WhatsApp dan Instagram yang turut memberikan kontribusi tertinggi terhadap pertumbuhan trafik penggunaan layanan data secara umum.

Berdasarkan wilayah, jika dibandingkan dengan hari biasa 2021, peningkatan trafik layanan data tertinggi terjadi di wilayah operasional Bogor (Jawa Barat) sebesar 16 persen, wilayah Deli Serdang (Sumatera Utara) dengan peningkatan payload sebesar 15 persen, wilayah Simalungun (Sumatera Utara) sekira 36 persen, wilayah Bandung (Jawa Barat) tumbuh 10 persen, dan Bekasi (Jawa Barat) dengan lonjakan hingga 9 persen.

Di lain sisi, untuk trafik layanan legacy (SMS dan suara) pada periode NARU 2021/2022 jika dibandingkan dengan hari biasa 2021, tercatat trafik SMS tumbuh 11 persen. Sementara untuk layanan suara, trafiknya turun sekira satu persen.

Pada periode NARU 2021/2022 ini, Telkomsel juga mencatat mobilitas pelanggan yang meninggalkan Pulau Jawa mencapai 3.69 juta pelanggan, sedangkan pelanggan yang memasuki wilayah Pulau Jawa mencapai sekira 3.61 juta pelanggan.

“Kami terus berharap semangat dan optimisme seluruh masyarakat dapat terus tumbuh untuk bergotong royong bersama melewati situasi yang masih menantang meski tahun telah berganti. Telkomsel sebagai society enabler akan terus mendampingi masyarakat di setiap fase kehidupan dengan menghadirkan solusi digital inovatif dalam bentuk produk dan layanan yang customer-centric, serta konektivitas berteknologi terdepan yang andal dan merata, agar semakin membuka peluang lebih luas bagi seluruh masyarakat dalam mengoptimalkan berbagai potensi kemajuan,” pungkas Denny. (Red)