TNI Dirikan Menara Lonceng di 6 Desa di Lanny Jaya

Penyerahan kunci menara lonceng gereja kepada Pendeta atau Gembala masing – masing gereja oleh Dansatgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad Bharata Eka Sakti Letkol Inf Moch. Renaldy Herbowo

Keterangan gambar : Penyerahan kunci menara lonceng gereja kepada Pendeta atau Gembala gereja oleh Dansatgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad Bharata Eka Sakti Letkol Inf Moch. Renaldy Herbowo. (Foto : Istimewa)

LANNY JAYA, Potret.co – Mengawali tahun 2022, TNI melalui Satgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad/Bharata Eka Sakti mendirikan enam menara lonceng, di Kabupaten Lanny Jaya, Papua.

Enam menara lonceng tersebut didirikan di Gereja Pinime di Desa Malagay, Gereja Tipugwi di Desa Malagyanen, Gereja Mowi di Desa Balingga, Gereja Manggalome di Desa Tima, Gereja Wiyaware di Desa Pirime dan Gereja Lowanom di Desa Malagayneri.

Dansatgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad/Bharata Eka Sakti Letkol Inf Moch. Renaldy Herbowo mengatakan, pendirian menara lonceng tersebut berawal dari keprihatinan TNI terkait sederhananya sarana yang digunakan oleh gereja dalam memberikan tanda, baik persiapan maupun pelaksanaan ibadah yang hanya menggunakan barang bekas berupa tabung oksigen, potongan besi dan barang bekas lainnya.

“Selain itu, kondisi masyarakat di wilayah pelosok Lanny Jaya yang umumnya belum familiar dengan penggunaan sarana kendali waktu baik berupa jam tangan maupun  jam dinding di perumahan mereka, serta keterbatasan kepemilikan handphone, sehingga seringkali masyarakat terlambat untuk hadir beribadah,” kata Dansatgas dalam rilisnya, Jumat (7/1/2022).

Dansatgas mengatakan, pembangunan menara lonceng dimulai pada 15 Desember 2021, dan telah selesai pada 3 Januari lalu. Penyerahan kunci telah dilakukan pada 5 Januari 2022 kepada Pendeta atau Gembala masing – masing gereja setelah melalui prosesi adat bakar batu yang diawali dengan ibadah syukur.

Menara lonceng gereja yang telah selesai dibangun Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad Bharata Eka Sakti di Lanny Jaya

Dia mengungkapkan, meski melalui medan yang sulit dalam penyediaan bahan untuk pembangunan menara lonceng, namun prajurit Satgas Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad/Bharata Eka Sakti bersama masyarakat bergembira membangun menara tersebut.

“Mulai dari pengambilan bahan yang jauh dari lokasi gereja, melalui medan yang bervariasi, serta kondisi hujan di bulan Desember yang hampir tiap hari terjadi, tidak menyurutkan mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, dan selesai tepat waktu,” kata Dansatgas.

Dia berharap, menara yang telah didirikan serta lonceng yang diberikan ini bermanfaat bagi jemaat di Kabupaten Lanny Jaya.

“Semoga suara lonceng ini bisa menjadi fasilitas untuk memanggil jemaat datang beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kedamaian di tanah Papua, di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini tetap terpelihara,” kata Dansatgas.

“Karena inilah tujuan kami TNI hadir disini, datang untuk kedamaian karena kami menyanyangi dan mengasihi masyarakat Lanny Jaya” ucapnya.

Sementara Itu, para Pendeta ataupun Gembala dari masing-masing Gereja mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui Prajurit Prajurit TNI dari Yonif Mekanis Raider 412 Kostrad/Bharata Eka Sakti telah memberikan hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan jemaat.

“Bahkan kami sendiri tidak pernah terpikirkan untuk mendirikan menara lonceng seperti ini, tapi Puji Tuhan Batalyon 412 Kostrad datang dan memberikan itu kepada kami,” ungkap Marius Wakerwa, Sekretaris Distrik Pirime mewakili 5 pendeta dan gembala lainnya. (Red)