Tingkatkan Kekebalan Tubuh Masyarakat, BINDA dan Lira Papua Kebut Vaksinasi Covid19

Pelaksanaan vaksinasi Covid19 oleh Binda Papua dan Lira

Keterangan gambar : Pelaksanaan vaksinasi Covid19 oleh Binda Papua dan Lira. (Foto : Surya)

JAYAPURA, Potret.co – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lira Provinsi Papua bersama Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Papua menggelar gebyar vaksinasi dan lomba Tari Yosim Pancar Merah Putih menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77.

Acara yang digelar dipelataran Kampus Kedokteran Universitas Cenderawasih Sabtu (13/8/2022) sejak diikuti sekitar 70 orang peserta vaksinasi dan 10 grup tari Yosim Pancar.

Kepala Bagian Ops BINDAPapua, Kolonel (Inf) Rahmat Puji Susetyo mengatakan, cakupan vaksinasi di Papua akan terus dikebut untuk meningkatkan heart imunity masyarakat.

“Cakupan vaksinasi di Papua belum maksimal, ditambah angka covid-19 kembali mengalami peningkatan, sehingga kami akan terus melakukan serbuan-serbuan vaksinasi kepada masyarakat. Kita bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melayani vaksinasi baik pertama, kedua maupun Booster,” kata Rahmat.

Dia mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi dilakukan tidak hanya di Kota Jayapura, namun di seluruh Kabupaten di Provinsi Papua bekerjasama dengan semua pihak. Konsepnya disetiap kegiatan masyarakat aksi vaksinasi akan dilakukan.

“Seperti pada kegiatan ini, ada lomba Yosim Pancar, atau ada kegiatan masyarakat nah kita sediakan vaksinasi. Ini adalah bukti pelayanan kepada masyarakat, supaya masyarakat tidak susah mencari tempat vaksin, kita sediakan. Harapan kita, masyarakat kita sehat dan heart imunity bisa terwujud. Target capaian vaksinasi harian kita seribu,” jelasnya.

Dia pun mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi agar segera bangkit dari keterpurukan.

Sementara, Ketua DPW Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Steve R.A Mara mengungkapkan, lomba Yosim Pancar (Yospan) Merah Putih yang digelar.

“Kami laksanakan lomba ini selain untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI Ke-77, juga untuk menjaga budaya kita orang Papua, Tari Yospan adalah tari pergaulan kawula muda Papua, sehingga harus terus dilestarikan,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa sebanyak 10 tim Yospan dengan 12 orang dalam tiap timnya siap berlomba menunjukkan kepiawaiannya dalam menari Yospan di depan dewan juri yang ahli dalam bidang seni tari ini. Tim terbaik akan membawa hadiah uang jutaan rupiah dan piala bergilir.

“Dewan juri yang kompeten siap menilai tim-tim tersebut. Akan ada tim terbaik yang membawa piala bergilir dan hadiah pembinaan mencapai puluhan juta rupiah,”jelasnya.

Dirinya berharap, dengan perlombaan yang digelar, mampu memupuk jiwa persatuan dan kesatuan dalam kedamaian di Tanah Papua.

“Kita mau sampaikan ke publik bahwa di Papua tidak semuanyan konflik. Kita bisa berdamai dengan masyarakat lainnya. Dengan lomba-lomba seperti ini, kita sampaikan kepada semua masyarakat bahwa kita cinta damai,’’ ucapnya.

Dia mengajak masyarakat memupuk persatuan dan kesatuan bangsa ini sembari mengucapkan Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. (Sur)