Tiga Korban Pembunuhan KSTP di Yahukimo Dimakamkan di Merauke

Keterangan Gambar : Proses evakuasi korban pembunuhan di Yahukimo. (Foto : Istimewa)

Jayapura, Potret.co – Jenazah tiga korban pembunuhan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) di Kabupaten Yahukimo, Papua akan dimakamkan di Kabupaten Merauke.

Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan setelah di evakuasi pada Jumat (25/6/2021) malam menggunakan tiga heli swasta. Heli PK -HVR milïk Demonim, Hely PK- LTA milik PT. Asian one Air dan Hely PK IWN. Ketiga jenazah korban akan dikirim ke keluarga di Merauke.

Danrem menyatakan bahwa korban penembakan merupakan pekerja tambang, bukan pekerja bangunan. Dan korban meninggal dunia sebanyak 4 orang, bukan 5 orang.

Korban kebrutalan KSTP lainnya, Obaja Nang yang merupakan warga setempat dievakuasi ke Jayapura Sabtu (26/6/2021) siang untuk mendapat perawatan intensif akibat luka-luka.

Danrem mengatakan, Obaja Nang merupakan satu dari lima korban penembakan tembak yang dilakukan oleh KTSP pimpinan Tendius Gwijangge (TG).

“Korban Obaja Nang tiba di RSUD Yahukimo sekitar pukul 22.15 WIT kemarin,” ujarnya.

Danrem menyebut, proses evakuasi dilakukan melalui jalur sungai, melalui pelabuhan Logpon seĺanjutnya dengan menggunakan kendaraan milik Polres Yahukimo dibawa ke kampung Moruku, Distrik Dekai. Dan tiba di RSUD Yahukimo pukul 22.10 WIT.

“Setibanya di ruang unit gawat darurat (UGD) RSUD Yahukimo langsung ditangani oleh dokter jaga, Dr. Samuel Ranu guna penanganan awal medis,” jelas Danrem.

Obaja Nang mengalami luka tembak paha sebelah kiri tembus paha belakang setelah berusaha menghadang KSTP yang menyerang para pekerja tambang.

Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan cepat mengingat situasi keamanan di Kampung Bingki semakin tidak terkendali.

“Kita bisa mengambil jenazah para korban untuk dikembalikan ke pihak keluarga apabila tidak dimungkinkan dikembalikan ke keluarga, maka kita akan lakukan cara alternatif jenazah korban di makamkan di Yahukimo,” ujar Bupati saat proses evakuasi.

Bupati Didimus juga meminta pembangunan Pos pengamanan di wilayah pertambangan agar kejadian serupa tidak berulang.

“Kejadian ini adalah murni tindakan kriminal dikarenakan semua pelaku bukanlah dari masyarakat kabupaten Yahukimo yang mengganggu keamanan serta meresahkan masyarakat,” ujar Bupati.

Diketahui proses evakuasi berhasi dilakukan Jumat sore, dan jenazah tiba di RSUD Yahukimo pukul 18.20 WIT. Empat jenazah yang berhasil dievakuasi atas nama , Suardi, Sudarto, Idin dan Esar Towonusa . Tiga diantaranya diterbangkan ke Merauke untuk dimakamkan. (red)