Shalat Idul Adha dan Kurban di Masjid Al-Aqsha Sentani Terapkan Prokes Ketat

Pemotongan hewan kurban pertama.

SENTANI, Potret.co – Meski masih dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Kabupaten Jayapura tetap melaksanakan shalat Idul Adha 1442 Hijriyah/20 Juli 2021.

Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, Nurdin Syanmas mengatakan, pelaksanaan ibadah dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan atau prokes ketat.

Dia mengungkapkan, sejak awal pandemi Covid-19, shalat berjamaah selalu menerapkan prokes secara ketat dan pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini juga menggunakan halaman masjid dengan kapasitas sekitar 50 persen.

“Untuk pelaksanaan shalat Ied kali ini, kami berterimakasih kepada Bupati Jayapura selaku Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura dan juga aparat keamanan. Bahwa, hari ini kami diizinkan untuk bisa melaksanakan shalat dengan standar 50 persen dari kapasitas lokasi yang tersedia,” ucap Nurdin.

“Kami tadi gunakan halaman masjid untuk shalat Ied, dan tetap mematuhi standar prokes, karena di masjid Al-Aqsha memang sejak awal sudah terapkan prokes sangat ketat. Kami sesuaikan dengan batasan yang diberikan oleh pemerintah, termasuk saat pemotongan hewan kurban itu tidak boleh ada yang masuk kecuali petugas,” lanjut Nurdin.

Nurdin menyebut, BKM Masjid Agung Al-Aqsha Sentani terlebih dahulu menyemprot desinfektan dibarengi pengecekan suhu tubuh serta menyediakan tempat untuk mencuci tangan atau hand sanitizer.

“Jadi kami tadi sekitar 30 persen dari halaman masjid yang digunakan. Kami juga membatasi jarak antara satu jamaah dengan jamaah lainnya. Para jamaah juga diwajibkan membawa sajadah masing-masing demi menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Nurdin mengatakan untuk penyembelihan hewan kurban dilaksanakan usai pelaksanaan shalat Ied sekitar pukul 09.00 WIT. Adapun jumlah hewan kurban yang disembelih sebanyak 18 ekor sapi.

“Hewan kurban sapi sebanyak 18 ekor merupakan bantuan Anggota DPR Papua Yunus Wonda, Pemkab Jayapura, Pemprov Papua, KASAU, anggota DPR RI H. Sulaiman L. Hamzah, LDII, perorangan dan kelompok patungan jamaah,” jelasnya.

Imam dan Khatib dalam pelaksanaan Shalat Ied 1442 Hijriyah adalah Ustadz Taufik Muhammad. Sementara, pelaksanaan shalat Ied Idul Adha dan pemotongan hewan kurban itu dipantau langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura Steven Wonmaly. (Irf)