Sektor Konstruksi Kontribusi Terbesar Penerimaan Pajak di Kanwil DJP Papabrama

Ilustrasi

Keterangan gambar : Ilustrasi

JAYAPURA, Potret.co – Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Papua, Papua Barat dan Maluku (Papabrama) mencatat berdasarkan jenis pajaknya, penerimaan pajak selama 2021 terbesar dari sektor konstruksi sebesar 28,51 persen dari realisasi penerimaan pajak Rp11,35 triliun.

Sektor pertambangan dan penggalian terbesar kedua memberikan kontribusi terhadap penerimaan pajak di Kanwil DJP Papabrama yakni 20,66 persen, Administrasi Pemerintahan dan Jaminan Sosial Wajib 16,83 persen).

Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 7,09 persen, Jasa Keuangan dan Asuransi 5,39 persen. Kemudian untuk sektor usaha lainnya memberikan kontribusi sebesar 21,53 persen

“Jika dilihat dari sektor usaha, capaian kinerja penerimaan pajak Kanwil DJP Papabrama tahun 2021 ditunjang oleh lima sektor usaha dominan tersebut, kata Tirta selaku Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Papabrama, Selasa (4/1/2022).

Berdasarkan jenis pajaknya, penerimaan pajak Kanwil DJP Papabrama selama 2021 dengan kontribusi terbesar dari Pajak Penghasilan dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp5,96 triliun 52,51 persen.

Di urutan kedua PPN dan PPnBM dengan realisasi penerimaan sebesar Rp4,06 triliun 35,78 persen. Selanjutnya di urutan ketiga PBB dan BPHTB dengan realisasi penerimaan pajak sebesar Rp1,16 triliun atau 10,26 persen.

“Di urutan keempat Pendapatan PPh DTP dengan realisasi penerimaan sebesar Rp54,48 miliar atau 0,48 persen. Kemudian realisasi penerimaan Pajak Lainnya ebesar Rp109,78 miliar atau 0,97 persen,” jelas Tirta.

Dalam hal rasio Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan PPh WP Badan dan Orang Pribadi Tahun 2021, realisasi secara total jumlah SPT Tahunan yang telah disampaikan di tahun 2021 baik SPT tahunan PPh Badan maupun SPT Tahunan PPh Orang Pribadi sampai 31 Desember 2021 sejumlah 301.839 SPT dari target sebanyak 305.553 SPT.

“Dengan demikian capaian rasio Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan PPh yaitu realisasi dibandingkan dengan target adalah sebesar 98,78 persen,” kata Tirta.

“Semua KPP Pratama yang berada di lingkungan Kanwil DJP Papabrama telah mencapai target rasio Kepatuhan Penyampaian SPT Tahunan PPh diatas 100 persen, kecuali KPP Pratama Jayapura atau 91,80 persen dan KPP Pratama Ambon 90,39 persen,” sambungnya.

Tirta mengatakan, Kanwil DJP Papabrama selalu berkomitmen untuk meningkatkan kinerjanya dalam rangka mencapai target penerimaan pajak yang diemban, terutama dengan mengoptimalkan pemanfaatan data dan informasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, dan mengawasi sektor-sektor usaha potensial.

Tahun 2021, Kanwil DJP Papabrama mengemban target penerimaan pajak sebesar Rp12,17 triliun.

Berdasarkan data kinerja penerimaan pajak yang terdiri dari PPh, PPN dan PPnBM, PBB (P3L), dan Bea Meterai sampai 31 Desember 2021 realisasi penerimaan mencapai Rp11,35 triliun atau sekitar 93,23 persen dari target.

Jika dibandingkan realisasi penerimaan tahun 2020 pada periode yang sama yaitu sebesar Rp10,32 triliun, maka penerimaan pajak tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 9,90 persen. (Ari/Red)