Resmikan Rumah Gabus, Kapolres Jayapura : Jangan Ada Generasi Papua yang Buta Aksara

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., saat menabuh Tifa sebagai tanda diresmikannya Rumah Gabus di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.

Keterangan gambar : Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., saat menabuh Tifa sebagai tanda diresmikannya Rumah Gabus di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura. (Foto Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Dalam rangka percepatan pemberantasan buta aksara di wilayah Kabupaten Jayapura, Polres Jayapura melalui Polsek Kemtuk membuat rumah gerakan baca tulis atau Rumah Gabus  di Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.

Rumah Gabus telah diresmikan oleh Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., M.H., disaksikan oleh Kapolsek Kemtuk Iptu Usriyanto, S.E., dan Kepala Distrik Kemtuk Evans A. Yoku, S.STP, Kamis (28/4/2022).

Peresmian ditandai dengan penabuhan Tifa, juga dihadiri Ondoafi Kampung Sama Saul Wasio, beberapa kepala kampung di Distrik Kemtuk dan 25 anak-anak peserta didik dari program Rumah Gabus di wilayah Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.

’’Saya harap  dengan adanya program Rumah Gabus ini, tidak ada lagi generasi Papua yang buta aksara. Kami ucapkan terima kasih kepada warga dan Kepala Distrik Kemtuk, yang telah membantu pihak Kepolisian dalam menyediakan rumah Gabus ini. Kita manfaatkan rumah ini untuk generasi Papua, mimpi Polres Jayapura hanya satu yakni, jangan ada lagi generasi Papua yang buta aksara,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, ke depan Rumah Gabus tersebut tidak hanya untuk anak – anak, namun akan dimanfaatkan untuk ekonomi kreatif bagi mama – mama yang ingin belajar baca dan tulis.

“Rumah Gabus yang pertama di Kabupaten Jayapura ini tidak hanya untuk anak – anak, ke depan kita juga akan menggandeng pihak – pihak yang berkompeten untuk mengajarkan mama – mama yang ingin belajar untuk menghasilkan kreasi atau inovasi kreatif. Sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarganya,” kata Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Kemtuk Iptu Usriyanto, S.E., mengatakan, Rumah Gabus merupakan tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tetapi sudah tidak digunakan sejak lama dari dua angkatan di PAUD tersebut.

“Setelah itu, kami berkoordinasi dengan kepala distrik saat ada pertemuan di distrik dan kebetulan hadir semua kepala kampung. Saat kami berkoordinasi, kepala distrik bersedia untuk kami buat Rumah Gabus ini. Kami berkoordinasi ini setelah ada perintah dari pimpinan kami untuk membuat rumah baca dan tulis, apakah bisa kita gunakan tempat ini untuk kita pakai sebagai Rumah Gabus Polsek Kemtuk,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, dengan adanya Rumah Gabus tersebut, buta aksara umur 16 tahun dan 17 tahun untuk paket A, B dan C bersedia untuk belajar baca dan tulis tiga kali dalam sepekan.

“Itu semua sudah disetujui oleh kepala kampung di 12 kampung yang ada di Distrik Kemtuk ini. Jadi, ada satu atau dua orang di setiap kampung yang bersedia untuk datang belajar baca setelah dibukanya Rumah Gabus ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Kemtuk, Evans A. Yoku, S.STP, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kapolres Jayapura yang telah hadir untuk meresmikan Rumah Gabus di Distrik Kemtuk.

“Suatu kehormatan bagi kami warga Distrik Kemtuk atas kehadiran bapak Kapolres di wilayah Distrik Kemtuk. Mewakili Pemerintah Kabupaten Jayapura, saya Kepala Distrik Kemtuk memberi apresiasi kepada Polres Jayapura yang telah membantu mendukung pemerintahan dalam pelayanan dasar khususnya dalam bidang pendidikan untuk mengentaskan buta aksara di wilayah kami dengan membuat rumah Gabus,” ucapnya. (Irf)