PON XX : Aceh Jumpa Papua di Final Sepakbola Putra

Pertandingan semifinal sepak bola putra antara tim Aceh berhadapan dengan tim Jawa Timur, di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa sore. (Foto : Irfan)

Keterangan gambar : Pertandingan semifinal sepak bola putra antara tim Aceh berhadapan dengan tim Jawa Timur, di Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa sore. (Foto : Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Aceh memastikan tiket ke final cabang olahraga sepak bola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 setelah mengkandaskan Jawa Timur dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan semifinal cabang sepak bola di Stadion Barnabas Youwe, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (12/10/2021).

Aceh mencetak gol pembukanya ke gawang Jawa Timur di menit ke-23 melalui kaki pemain nomor punggung 97 Akhirul Wadhan yang berawal dari serangan di sisi kanan pertahanan Jawa Timur. Akhirul Wadhan melesakkan bola lambung ke pojok kiri gawang Jatim tanpa bisa ditepis kiper Jatim Eko Saputro.

Kiper Jatim menyangka bola tersebut akan diumpan ke pemain Aceh lainnya. Namun, justru bola mengarah ke pojok kiri gawang dan terciptalah gol bagi Aceh.

Jatim yang tampil menyerang di babak pertama, namun benteng pertahanan Aceh sangat kokoh yang dikawal oleh Rezal Mursalin dan sang kapten M.Fayrushi sehingga sulit ditembus oleh pemain Jatim.  

Aceh menerapkan strategi bertahan ‘parkir bus’ untuk menghadang serangan-serangan dari striker Jatim. Tim sepak bola putra Jatim mendapat beberapa peluang, namun tidak berhasil menyamakan skor hingga pertandingan babak pertama berakhir.

Pertandingan yang menentukan kedua kesebelasan ini berlangsung dalam tempo tinggi. Pelatih Aceh Fakhri Husaini langsung mengubah strategi di menit ke-9. Mantan pelatih Timnas Indonesia U16 dan U19 itu menarik keluar Khairul Anwar, diganti Alvin Nasution.

Perubahan yang dilakukan oleh Coach Fakhri Husaini membuahkan hasil. Alhasil, Aceh mendominasi jalannya pertandingan hingga berhasil mencetak gol di menit ke-21. Wasit Tariq Alkatiri mengeluarkan tiga kartu kuning di babak pertama ini.

Dua untuk pemain Aceh yakni, Rezal Mursalin dan Khairunnas, sedangkan satu kartu kuning lainnya bagi pemain Jatim, Arief Catur Pamungkas.

Hingga pertandingan babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk kemenangan sementara Aceh atas Jatim.

Aceh yang mengandalkan serangan balik sesekali mencoba mengancam melalui striker andalan Akhirul Wadhan yang nyaris membobol gawang Jatim andai tendangannya tak bisa dihalau kiper Eko Saputro.

Jawa Timur yang mengurung pertahanan Aceh dalam menit-menit tersisa babak pertama. Namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Aceh langsung mengancam gawang Jatim pada menit awal babak kedua melalui Muzakir yang berhasil melesakkan tendangannya yang tak dapat dihalau oleh penjaga gawang Jatim dan berhasil mencetak gol kedua buat Aceh di menit 47.

Jatim yang berusaha mengancam gawang Aceh tak mampu menembus pertahanan Aceh. Pada menit ke-47 Aceh justru mencetak gol kedua melalui Muzakir setelah sepakannya gagal dibendung kiper Jawa Timur Eko Saputro.

Jatim yang tertinggal 2 gol terus menekan pertahanan Aceh selalu digagalkan oleh sang kapten M. Fayrushi.

Jatim yang mendapatkan hadiah penalti, namun sang algojo gagal menunaikan tugasnya. Hasilnya pada menit 53 pemain bernomor punggung 17 Dwiki Mardiyanto membuat Jatim memperkecil skor menjadi 1-2.

Di menit-menit akhir babak kedua, Jatim terus menekan pertahanan Aceh, namun para pemain Jatim gagal mengkonversi menjadi gol guna menyamakan kedudukan.

Aceh pun melenggang ke partai final cabang olahraga sepak bola putra PON XX Papua dan berhadapan dengan tim tuan rumah Papua yang berhasil menang telak saat melawan Kalimantan Timur dengan skor 5-1. (Irf)