Polres Kepulauan Yapen Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di 2 Lokasi Berbeda

Kapolres Kep Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.H., S.I.K didampingi Kasie Humas IPTU M. E. Borut, S.Sos., Kasat Narkoba IPDA Zainudin Abubakar S.Sos., S.H., dan Kasie Propam IPDA Tata Nande Sarusman saat merilis pelaku penyalahgunaan Narkotika. (Foto : Istimewa)

Keterangan gambar : Kapolres Kep Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.H., S.I.K didampingi Kasie Humas IPTU M. E. Borut, S.Sos., Kasat Narkoba IPDA Zainudin Abubakar S.Sos., S.H., dan Kasie Propam IPDA Tata Nande Sarusman saat merilis pelaku penyalahgunaan Narkotika. (Foto : Istimewa)

KEPULAUAN YAPEN, Potret.co – Dalam kurun waktu dua pekan, Polres Kepulauan Yapen telah menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkotika di dua lokasi berbeda dengan barang bukti total seberat 228,9 gram.

Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Ferdyan Indra Fahmi mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen zero peredaran narkotika.

“Minimal sangat kecil, kita akan tekan terus, “ kata Kapolres didampingi Kasie Humas IPTU M. E. Borut,  Kasat Narkoba IPDA Zainudin Abubakar, dan Kasie Propam IPDA Tata Nande Sarusman saat merilis kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Mapolres Kepulauan Yapen, Jumat (14/1/2022).

Kapolres berharap kepada seluruh elemen masyarakat terutama para orang tua dan tokoh masyarakat bahkan wartawan yang mengetahui atau mendapatkan informasi tentang penyalahgunaan narkotika, dapat memberi laporan kepada kepolisian.

“Jangan sungkan untuk memberi laporan kepada kami, agar hal ini tidak hanya menjadi beban kepolisian, melainkan menjadi musuh bersama yang harus dilawan, karena narkotika adalah Extra Ordinary Crime,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengucapkan terimakasih dan memberi apresiasi kepada anggota Sat Narkoba Res Kepulauan Yapen karena telah bekerja semaksimal mungkin untuk bisa menangkap para pelaku narkoba.

Polres Kepulauan Yapen akan terus melakukan monitoring dan menggali informasi untuk mengungkap jaringan lainnya dan untuk rute Jayapura, Serui, Manokwari dan Sorong, kata Kapolres, merupakan jalur favorit sehingga dari hasil penyelidikan yang jeli dari anggotanya, maka dapat memutus sindikat narkoba yang akan diedarkan di daerah-daerah tersebut.

Kapolres Kep Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.H., S.I.K didampingi Kasie Humas IPTU M. E. Borut, S.Sos., Kasat Narkoba IPDA Zainudin Abubakar S.Sos., S.H., dan Kasie Propam IPDA Tata Nande Sarusman saat merilis pelaku penyalahgunaan Narkotika. (Foto : Istimewa)

Sementara itu, salah satu tersangka inisial JFA yang berusia 16 tahun dengan barang bukti 1.5 gram termasuk dalam kategori Penggunaan sehingga dilakukan asesmen ke Badan Narkotika Papua.  Dari  hasil asesmen tersebut, yang bersangkutan akan direhabilitasi.

“Untuk tersangka NM, kita akan melakukan penggalian informasi lebih lanjut untuk mengetahui apakah yang bersangkutan ada kerja sama dengan jaringan di Jayapura atau ditempat lain, kita akan melakukan pengembangan,” jelas Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, salah satu tersangka yang ditangkap adalah residivis dari LP Doyo Sentani dengan kasus yang sama yaitu narkotika dan baru bebasd dua bulan lalu. Ini akan menjadi pemberatan bagi yang bersangkutan di pengadilan.

“Kami berharap Pengadilan Serui bisa lebih tegas dan keras terhadap pelaku pengedar narkotika,” ucapnya.

Pelaku yang berhasil diamakan oleh Sat Narkoba Polres Kepulauan Yapen yaitu JFA (16), LFR (17) dan NM (19) dengan barang bukti dari masing-masing tersangka 1 bungkus plastik bening berukuran besar berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 17,3 gram, 1 bungkus plastik bening berukuran kecil berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 1,4 gram dan 16 bungkus plastik bening berisikan Narkotika jenis Ganja seberat 210,2 gram.

Kapolres menegaskan bahwa atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara serta denda paling sedikit Rp800 juta, dan paling banyak Rp10 milyar. (Ari/Red)