Polisi Selidiki Kasus Kebakaran di Kampung Idakebo Dogiyai yang Menghanguskan 10 Unit Kios

Kebakaran di Kampung Idakebo Dogiyai Papua menghanguskan 10 unit kios terjadi pukul 01.30 WIT

Keterangan gambar : Kebakaran di Kampung Idakebo Dogiyai Papua menghanguskan 10 unit kios terjadi pukul 01.30 WIT. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Kepolisian Sektor Kamu dipimpin oleh Wakapolrek Kamu Ipda Melianus Iyai bersama empat personel lainnya menyelidiki kasus kebakaran yang menghanguskan 10 unit kios yang di Kampung Idakebo, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai, Papua yang terjadi Senin (9/5/2022) pukul 01.30 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu korban atas nama Sahid. Saat itu Sahid sedang berada dalam rumahnya dan melihat timbulnya api di depan kamarnya.  Sahid kemudian membangunkan tetangga yang lain.

Setelah menerima laporan masyarakat, Kepolisian Sektor Kamu yang dipimpin Wakapolsek Ipda Melianus Iyai Bersama empat personel lainnya berbegas menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk Bersama-sama dengan masyarakat membantu memadamkan kebakaran.

Adapun korban yang mengalami kasus kebakaran antara lain Haji Suadi yang merupakan pemilik tiga kios. Satu dari tiga kiosnya disewa oleh Sahid, kemudian Haji La Elo pemilik lima kios yang ditempati oleh Supri, dan Haji Johar selaku pemilik dua kios yang ditempati oleh Suleha.

Kamal menambahkan bahwa api cepat membakar 10 unit kios lantaran bangunan terbuat dari tripleks dan kayu.

“Kasus kebakaran tersebut diduga timbul dari arah depan kios korban yang penyebabnya masih diselidiki oleh Kepolisian Sektor Kamu, namun dugaan awal kebakaran terjadi akibat konsleting arus pendek dari sekitar kios korban,” kata Kamal.

Dalam kasus kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil yang dialami para korban sekitar Rp500 juta.

Sementara, kata Kamal, situasi Kamtibmas dis ekitar tempat kejadian berangsur normal dan kondusif.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Papua untuk terus melakukan pengecekan terhadap alat-alat listrik dirumah agar tidak ada nya konsleting yang dapat menimbulkan kebakaran,” ujarnya. (Red)