Polisi Kawal Proses Perdamaian Dua Kelompok Massa di Lanny Jaya yang Bertikai

Keterangan Gambar : Proses perdamaian secara adat pasca pertikaian antar dua kelompok masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. (Foto : Istimewa)

Keterangan Gambar : Proses perdamaian secara adat pasca pertikaian antar dua kelompok masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Polres Lanny Jaya kawal proses perdamaian secara adat pasca pertikaian antara dua kelompok masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya.

Proses perdaimaian itu dilakukan Polri bersama Forkopimda yang berlangsung di Kelurahan Bokon Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (11/06/2022).

Hadir dalam kegiatan, Bupati Lanny Jaya Petrus Wakerkwa , SE, M.Si, Mantan Bupati Lanny Jaya Bapak Befa Yigibalom, Kapolres Lanny Jaya AKBP Suroso, S.H yang didampingi pejabat utama Polres Lanny Jaya, Danramil Tiom Kapten Inf. Erik Sentosa, Para Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dari kedua Kelompok.

Serta Massa sekitar 1000 orang yang hadir dan menyaksikan langsung proses penyelesaian masalah tersebut.

Keterangan Gambar : Proses perdamaian secara adat pasca pertikaian antar dua kelompok masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya. (Foto : Istimewa)

Kapolres Lanny Jaya AKBP Suroso, S.H dalam kesempatannya mengatakan aparat keamanan TNI/POLRI siap membantu segala permasalahan yang di hadapi tanpa harus menggunakan kekerasan, pihaknya juga mengimbau untuk masyarakat dapat mengendalikan emosi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah dapat menahan diri dan kami harap Jika ada masalah agar dapat di selesaikan dengan baik dan hati dingin sehingga tidak sampai terjadi permasalahan yang dapat merugikan kita semua,” jelas Kapolres Lanny Jaya.

Di tempat yang sama, Bupati Lanny Jaya Petrus Wakerkwa, SE., M.Si mengatakan Terimaksih banyak kepada semua atas kesediaannya untuk bersama menahan diri dan bersama sama bersatu padu dalam membangun Kabupaten Jaya yang aman dan damai.

“Kami Pemda Lanny jaya memohon maaf kepada pihak keluarga yang menjadi korban dan kami memberikan bantuan kepada keluarga besar korban sesuai dengan permintaan,”jelas Bupati Lanny Jaya.

Dengan diselesaikan permasalahan pertikaian yang dilakukan dengan adat, kedua Belah Pihak dapat saling memaafkan maka masalah tersebut dinyatakan telah Selesai secara Adat. (Red)