Plt Sekda : Bangun Pegubin, Pemkab Gunakan Tiga Prinsip Penting

Plt. Sekda Pegubin drg. Aloysius Giyai berdialog dengan salah seorang dokter jaga di IGD saat sidak di RSUD Oksibil. (Foto : istimewa)

Keterangan gambar : Plt. Sekda Pegubin drg. Aloysius Giyai berdialog dengan salah seorang dokter jaga di IGD saat sidak di RSUD Oksibil. (Foto : istimewa)

PEGUNUNGAN BINTANG, Potret.co – Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang, drg. Aloysius Giyai, M.Kes mengapresiasi gebrakan brilian Bupati Spey Yan Bidana dan Profesor Prof. Ir. Yohanes Sardjono, APU, dan “membaptis” keduanya menjadi misionaris baru.

“Sebab keduanya telah membuat konsep baru pembangunan di Papua dan kawasan perbatasan dengan tiga prinsip penting,” kata Giyai dalam rilisnya, Jumat (7/1/2022) malam.

Pertama, pelestarian peningkatan dan pengendalian sosial budaya, terutama antropologi regional Melanesia.

Kedua, konservasi dan pelestarian lingkungan dan sumber daya alam serta energi-energi terbarukan dalam rangka mengikuti perkembangan IPTEK, globalisasi dan modernisasi dunia.

Ketiga, penguatan sistem Informasi Teknologi dan potensi inovasi terbaru yang dimulai dari pendidikan dimana Universitas Okmin Papua menjadi dasar percontohan.

“Dengan hadirnya BRIDA nanti, tentu saja sangat mendukung ekonomi dan pendidikan di Pegunungan Bintang yang mengarah kepada kesejahteraan masyarakata,” tegas Sekda Aloysius.

Untuk diketahui, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) adalah lembaga pemerintah non kementerian yang idbentuk oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2019. Sejak 29 April 2021, BRIN yang sebelumnay berada di bawah Kemenristek, berdiri sendiri dan berada di bawah presiden.

Adapun tugas BRIN yaitu menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi, dan 18 fungsi. Pada 5 Mei 2021, Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021, yang secara efektif menetapkan BRIN sebagai satu-satunya badan penelitian nasional.

Peraturan tersebut memutuskan bahwa semua badan penelitian nasional Indonesia seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bergabung menjadi BRIN.

Diketahui, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung gebrakan Pemerintah Pegunungan Bintang (Pegubin) untuk membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai yang pertama di Provinsi Papua. BRIDA ini  sedianya akan dibangun di Distrik Batom.

Bupati Pegunungan Bintang Spey Yan Bidana, ST.M.Si bersama Plt. Sekretaris Daerah Pegubin, drg. Aloysius Giyai, M.Kes dan Staf Khusus Bidang Penelitian, Pengembangan, Pengkajian IPTEK dan Infrastruktur Prof. Ir. Yohanes Sardjono, APU telah bertemu dengan Kepala BRIN, Dr. L.T. Handoko di kantornya yang terletak Gedung B.J. Habibiet Lt. 24 Jalan M.H. Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (7/1/2022). (Ari/Red)