PLN Dukung BBKSDA Lanjut ke Tahap Pelepasliaran

PLN dukung BBKSDA lanjut ke tahap pelepasliaran

Translokasi Satwa Endemik Papua

JAYAPURA, Potret.co – Balai Besar KSDA Papua menerima 55 satwa dari BKSDA DKI Jakarta dan BKSDA Yogyakarta. Satwa-satwa tersebut tiba di Bandara Internasional Dortheys Hiyo Eluay Kamis (29/7/2021).

Seluruh satwa endemik Papua ini sebelumnya diperoleh dari hasil sitaan maupun penyerahan masyarakat dan saat ini sedang dihabituasi atau penyesuaian di Kandang Transit Buper, Waena, Kota Jayapura, Papua.

Sebagai dukungan untuk menindaklanjuti pulangnya satwa-satwa tersebut ke Papua, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Maluku Papua menyerahkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada BBKSDA Papua.

Dana dukungan senilai Rp75 juta tersebut untuk kegiatan pelepasliaran satwa endemik Papua ke habitat aslinya.

Penyerahan dana ini pada Kamis (29/7/2021) merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya PLN UIP Maluku Papua menyerahkan dana renovasi kandang aves tahap 1 pada tahun 2020 dan tahap 2 pada April 2021.

Mewakili PLN UIP Maluku Papua, Donald Silaen selaku Manajer Unit Pelaksana Proyek Papua menyampaikan komitmen PLN untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat melalui program TJSL.

“Kegiatan kali ini merupakan rangkaian dari dukungan sebelumnya. Jadi setelah kita bantu renovasi rumah aves yang merupakan bagian dari Kandang Transit Buper, maka selanjutnya pada kegiatan ini kita bantu agar satwa-satwa yang sedang transit ini dapat dilepasliarkan ke rumahnya di alam Papua,”ujar Donald.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring, menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Di antara satwa-satwa translokasi, kali ini cenderawasih kuning kecil dan buaya irian turut pulang ke Papua. Kami bertanggung jawab sepenuhnya untuk mengembalikan mereka ke habitatnya,” ucapnya.

“Puji Tuhan kerja kami untuk pelepasliaran satwa translokasi ini agak ringan nantinya, karena dukungan dari PLN UIP Maluku Papua. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian PLN dalam hal konservasi keanekaragaman hayati. Ini sangat luar biasa,” lanjutnya.

Satwa translokasi dari Yogyakarta berjumlah 25 ekor, terdiri atas 2 ekor kasuari gelambir ganda, 20 ekor kura-kura moncong babi, 2 ekor buaya irian, dan 1 ekor cenderawasih kuning kecil.

Sementara itu, satwa translokasi dari DKI Jakarta sebanyak 30 ekor, terdiri atas 5 ekor kasturi kepala hitam, 2 ekor kakatua raja, 1 ekor nuri kelam, 1 ekor cenderawasih kuning kecil, 1 ekor sanca hijau, 11 ekor kura-kura irian leher panjang, 9 ekor kura-kura moncong babi.

“Kita punya tanggung jawab yang sama dalam menjaga keutuhan alam dan segala kekayaan hayati di dalamnya. Saya memberikan apresiasi setinggi-setingginya kepada semua pihak yang telah bekerja ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas di bidang konservasi,” kata Wiratno selaku Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. (Red)