PLN Bangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Pertama di Papua

GM PLN UIWP2B aat melakukan pengisian bahan bakar listrik

Keterangan gambar : General Manager PT PLN UIWP2B, Abdul Farid (kiri) saat mengisi bahan bakar pada kendaraan listrik, Senin (17/1/2022). (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Guna mendukung program pemerintah dalam Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia, PLN siap mendorong penyediaan infrastruktur dan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan pemilik kendaraan listrik.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Papua, khususnya di Kota Jayapura.

Fasilitas SPKLU PLN tersebut saat ini sedang dalam proses pengiriman mesin Electric Vehicle (EV) Charger dari Jakarta dan diperkirakan pada minggu kedua Februari 2022 sudah dapat beroperasi.

SPKLU pertama di Papua ini berlokasi di kantor PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Jl. Ahmad Yani No. 18, Kota Jayapura.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk memiliki kendaraan listrik di Jayapura.

SPKLU pertama di Papua ini berlokasi di kantor PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Jl. Ahmad Yani No. 18, Kota Jayapura.

“Selain dari sisi kendaraan yang kualitasnya sudah mampu digunakan di kondisi geografis Jayapura, PLN juga siap menghadirkan berbagai layanan kemudahan berupa charging station, home charging service dengan diskon tarif hingga 30 persen,” kata Farid dalam sambutannya pada kegiatan Touring Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai di Jayapura, Senin (17/1/2022).

“Ataupun program tambah daya listrik dengan biaya yang lebih hemat untuk mempermudah isi ulang baterai kendaraan di rumah,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa mengawali tahun 2022 ini, PLN melaksanankan touring Kendaraan Bermotor Listrik berbasis Baterai (KBLBB) bersama Papua Electric Vehicle (EV) Community pada tiga lokasi di Papua, yakni Jayapura, Wamena dan Asmat sebagai satu-satunya Kabupaten dengan 100 persen pengguna Motor Listrik di Indonesia.

“Ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami untuk mengajak masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya.

Farid mengatakan, banyak keuntungan yang dapat kita peroleh dengan beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik, mulai dari biaya bahan bakar yang jauh lebih irit, kualitas udara yang lebih bersih hingga mengurangi konsumsi bahan bakar minyak di masyarakat,” paparnya.

Sesaat sebelum touring menggunakan kendaraan listrik

Sementara itu, dengan adanya SPKLU, Farid berharap hal ini mampu mendorong penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) secara masif. Tak hanya lebih ekonomis dan ramah lingkungan, SPKLU ini juga dinilai mudah untuk digunakan.

Pasalnya, fasilitas tersebut telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile yang membuat penggunaannya lebih praktis.

“Melihat ini, saya rasa Papua siap menyongsong hadirnya kendaraan berlistrik. Selain di Jayapura, PLN juga segera membangun 3 SPKLU lagi, yaitu di Manokwari, Sorong dan Biak. Kami upayakan tahun ini tiga SPKLU tersebut dapat beroperasi,” ucapnya.

Di wilayah lain Timur Indonesia, PLN secara serentak hari ini meresmikan SPKLU di lima kota, di antaranya Labuan Bajo, Mataram, Kendari, Manado, dan Ambon.

Kedepannya, PLN akan terus meningkatkan jumlah SPKLU di seluruh wilayah Indonesia guna mendorong penggunaan kendaraan berbahan bakar yang lebih ramah lingkungan. (Red)