Petugas Gabungan Mulai Lakukan Penyekatan di Tiga Lokasi di Kota Jayapura

Penyekatan di Batas Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua yang dilakukan oleh Petugas Gabungan tingkat Provinsi Papua.

JAYAPURA, Potret.co – Petugas gabungan Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol-PP, TNI-Polri, Orari dan RAPI mulai melakukan penyekatan di Batas Kota Jayapura – Kabupaten Jayapura, tepatnya depan Terminal Waena-Sentani dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Rabu (11/8/2021) malam.

Selain di batas kota, penyekatan juga dilakukan di dua titik lainnya yaitu PTC Entrop dan Jembatan Youtefa.

Pantauan Potret.co, petugas memberhentikan setiap pengendara yang akan melintas jalan raya Waena-Sentani dan bertanya tujuan hingga keperluannya serta mengimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan menggunakan masker bagi setiap pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Recky D. Ambrauw memimpin langsung pelaksanaan penyekatan tersebut.

“Ini hasil rapat koordinasi Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua, sesuai dengan penyampaian presiden ada lima provinsi yang masuk zona merah termasuk Provinsi Papua yaitu di Kota Jayapura yakni diberlakukannya PPKM level 4,” kata Recky.

Untuk itu, pihaknya melakukan kolaborasi dengan beberapa instansi terkait untuk membantu Kota Jayapura dalam memberantas penyebaran Covid-19. Penyekatan dilakukan, lanjut Recky, untuk membatasi aktivitas orang atau mobilitas masyarakat di Kota Jayapura.

“Jangan lagi ada orang yang beraktivitas di luar rumah di atas jam 8 malam atau pukul 20.000 WIT, karena Kota Jayapura masuk zona merah,” ujarnya.

Recky mengatakan, penyekatan hari pertama sebatas edukasi, agar masyarakat memahami pentingnya protokol kesehatan.

Jika pengendara memenuhi ketentuan seperti tujuan ke rumah untuk pulang atau bagi transportasi seperti angkutan umum, taksi dan ojek konvensional maupun ojek online dengan kebutuhan tertentu seperti mengantar penumpang atau melakukan penjemputan dan mengantar makanan, petugas keamanan serta petugas kesehatan, maka dibolehkan melanjutkan perjalanan. (Irf)