Penertiban Asrama Mahasiswa Uncen

1530148591.Rombongan-Penjabat-Gubernur-Papua-Soedarmo-dan-Forkompinda-Papua-saat-memantau-Pilgub-di-TPS-Rusunawa-Uncen-Waena-Kota-Jayapura-kemarin-e1622602640578

Belasan Sepeda Motor Diamankan

JAYAPURA, Potret.co – Penertiban  dan pembenahan Asrama Mahasiswa  Universitas Cenderawasih di Perumnas tiga khususnya gedung A dan gedung B, Jumat (21/5/2021) berjalan lancar.

Kapolres Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas mengatakan, selain aparat TNI/Polri, pihaknya juga melibatkan Satpol PP Kota Jayapura dan tim  Dukcapil Kota Jayapura termasuk tim penertiban dari Uncen untuk mendata mahasiswa.

Kapolresta menjelaskan saat penertiban didapati adanya penghuni asrama yang bukan berstatus sebagai mahasiswa Uncen. Bahkan, terdapat penghuni yang masih berusia anak-anak, sudah berumah tangga dan  juga mahasiswa kampus lain.

“Mereka yang benar-benar mahasiswa aktif diarahkan untuk direlokasi dulu ke tempat yang disiapkan Uncen, untuk penghuni liar wajib tinggalkan tempat ini dan tidak difasilitasi apapun, karena tidak ada kewajiban kampus maupun pemerintah untuk mengurus mereka,” ujar Kapolresta

“Penertiban dilakukan yakni di gedung A dan B maupun asrama unit satu sampai enam dengan maksud renovasi dan penataan ulang,” lanjut Kapolresta.

Setelah dikosongkan, gedung akan ditutup serta dijaga aparat keamanan hingga diperbolehkan kembali untuk ditempati. “Jika ada yang masuk itu ilegal dan dianggap melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu, dari hasil penertiban, aparat gabungan menemukan belasan sepeda motor yang diduga hasil curanmor.

Kapolresta mengatakan ada 18 sepeda motor, serta sejumlah senjata tajam dan atribut TNI dari dalam 4 gedung rusunawa  tersebut yang diamankan.

“Sepeda motor 18 unit kami amankan juga seragam dan atribut TNI yang sudah ditangani Pomdam juga temuan sajam berupa parang panah,” ungkap Kapolresta.

Dia mengharapkan, penertiban tersebut menjadi akhir dari berbagai macam hal buruk dan penilaian negatif terhadap Rusunawa Uncen selama ini.

“Selama saya menjabat motor diduga hasil curian sudah kami amankan lebih dari 200 sepeda motor. Karena di sini menjadi sarang ditempatkan motor-motor curian,” katanya.

Polresta Jayapura  konsisten untuk menertibkan tempat – tempat yang tak jelas keberadaannya di Kota Jayapura demi memberikan rasa aman terhadap warga masyarakat.

“Ini perlu agar tak ada penilaian buruk lagi terhadap beberapa wilayah di kota yang memang menjadi sarang kejahatan,” tegasnya.

Dia mengharapkan setelah ditertibkan dan direnovasi ulang, rusunawa yang ada tak lagi  terkesan sebagai tempat yang kurang baik.

“Harapan kami seperti itu, lebih eksklusif dan bukan lagi sebagai wadah pergerakan melawan negara,” ucapnya lagi.

Dia juga membeberkan asrama tersebut selama ini juga disinyalir digunakan KNPB untuk menjadi sekretariat atau kantor organisasi tersebut.

“Simbol-simbol bintang kejora dan lainnyaa masih tersisa dan kami sudah amankan. Minggu depan kami tempatkan aparat di sini supaya tak ada gerakan tambahan dari kelompok ilegal yang berada di sini,” ucapnya. (Red)