Pemerintah Papua Ungkap Penyebab Perda Miras Masih Lemah

Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua, Welliam Manderi saat diwawancara usai mengekspose kinerja.

Keterangan gambar : Kepala Satpol PP dan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua, Welliam Manderi saat diwawancara usai mengekspose kinerja. (Foto : Natalia)

JAYAPURA, Potret.co – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Bencana Daerah (Satpol PP dan PBD) Provinsi Papua, Welliam Manderi mengungkapkan, penyebab Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2013 yang mengatur tentang pelarangan peredaran minuman keras atau miras masih lemah lantaran belum memiliki nomor register dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum dan HAM RI.

‘’Ini kelemahan kita karena belum ada nomor registrasi dari dua kementerian tersebut sehingga belum bisa diimplementasikan. Kita mengalami kendala untuk pemusnahan barang bukti yang berkaitan dengan miras karena belum ada legalitas dari pemerintah pusat,’’ kata Welliam usai mengekspose kinerja di aula Dinas Kominfo Papua, Selasa (6/9/2022).

Welliam menilai, belum adanya keabsahan Perda tentang miras dari pemerintah pusat tidak sejalan dengan program Pemerintah Papua yang fokus pada permasalahan miras.

Menurutnya, aturan tersebut dibuat untuk mengatasi jumlah kematian penduduk Papua yang terus meningkat diakibatkan miras.

Dia pun mengungkapkan, akan kembali mensosialisasikan perda tersebut dan terus menyuarakan bahaya mengkonsumsi miras.

‘’Gubernur sangat konsen dan kita akan menyikapi yang telah dicanangkan dalam visi misi selama dua periode kepemimpinannya. Hal ini menjadi nilai positif dari bapak Lukas Enembe,’’ ucapnya. (Nat)