Pemerintah Papua Gandeng Unicef Kampanyekan Sekolah Sehat Berkelanjutan

Launching dan kampanye sekolah dan madrasah

Keterangan gambar : Launching dan kampanye sekolah dan madrasah sehat oleh Pemerintah Papua dan Unicef. (Foto : Natalia)

JAYAPURA, Potret.co – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua meluncurkan sekolah/madrasah sehat di wilayah Papua yang dipusatkan di SMP Negeri 5 Jayapura, Sabtu (10/9/2022).

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Protasius Lobya mengatakan peluncuran tersebut merupakan bentuk kampanye sekolah sehat yang berkelanjutan.

“Sebagai kebijakan pemerintah Provinsi Papua, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom menjadi sekolah yang ditetapkan Unicef sebagai mitra pemerintah untuk menjadi model sekolah sehat. Kita berada di SMP Negeri 5 kota sebagai role model yang menerapkan  sekolah sehat,” kata Lobya.

Dia menambahkan bahwa dari dulu program sekolah sehat, lingkungan sehat sudah ada, namun perlu dibangkitkan kembali agar para siswa mendapatkan pola hidup sehat di dalam lingkungan yang bersih dan nyaman sehingga waktu luang siswa di luar jam sekolah digunakan untuk hal produktif .

Lobya pun mengungkapkan bahwa memilih SMP Negeri 5 Jayapura sebagai role model lantaran sekolah tersebut dinilai layak dijadikan rujukan sekolah lain untuk dilakukan studi.

Menurutnya, remaja yang sehat merupakan investasi masa depan bangsa lantaran memiliki peran yang penting untuk melanjutkan estafet pembangunan.

”Di tangan generasi muda juga arah pembangunan negara ini ditentukan sehingga kesehatan dan status gizi untuk para remaja harus di persiapkan sejak dini”, pungkasnya.

Sementara itu, Dwi Kristanto Nutrition selaku Officer Unicef Perwakilan Papua dan Papua Barat  menjelaskan bahwa launching Sekolah/madrasah sehat merupakan program pemerintah dan Unicef sebagai mitra didukung oleh GAPAI dan Yayasan Noken.

‘’Program Sekolah/Madrasah sehat bukanlah program baru, namun Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sudah hadir sejak lama di sekolah/madrasah yang ada tetapi proses atau pelaksanaannya belum optimal,’’ ucapnya.

“Sebagai mitra pembangunan pemerintah, Unicef mendorong Pemerintah Papua, Pemkot Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, dan kabupaten lainnya yang belum dapat dijangkau untuk mengingatkan bahwa usia kesehatan sekolah dan anak remaja sangat penting melalui platform UKS,’’ ujarnya.

Dia berharap, kegiatan tersebut menjadi aktif kembali, utamanya bagaimana sekolah dapat memperhatikan status gizi dari para siswa yang rata-rata berusia remaja.

“Harapannya dengan adanya launching yang dilaksanakan hari ini semakin banyak sekolah yang menerapkan sekolah/madrasah sehat bukan hanya di kota Jayapura tapi juga seluruh kabupaten di Papua terlebih dengan adanya daerah otonomi baru  bisa menjadi tolak ukur bagaimana pelaksanaan sekolah/madrasah yang sehat,’’ ucapnya. (Nat)