Pegiat Perbafi Papua Matangkan Persiapan Menuju Fornas VI Palembang

Pegiat Perbafi Papua sedang melakukan persiapan menuju Fornas VI Palembang

Keterangan gambar : Pegiat Perbafi Papua peserta Fornas VI Palembang saat berlatih di markas Perbafi Papua Viseragym, Kota Jayapura. (Foto : Syahriah)

JAYAPURA, Potret.co – Setelah mengikuti seleksi pada Minggu (19/6/2022), delapan pegiat Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) Papua mematangkan persiapan menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-VI Palembang, Sumatera Selatan pada 1-7 Juli 2022.

Ketua Perbafi Papua, Ignatius Hendra Hadi Saputra, SE mengatakan, delapan pegiat tersebut sedang melakukan pelatihan di markas Perbafi Papua Visera Gym, Kota Jayapura.

‘’Persiapannya sudah 100 persen. Selama mengikuti training center (TC), mereka melakukan latihan pose pukul 10.00 pagi dan pukul 18.00 WIT,’’ kata Ignatius, di markas Perbafi Papua, Kamis (23/6/2022).

Selama mengikuti TC, kata Ignatius, para pegiat mendapatkan asupan nutrisi berupa makanan diet, suplemen, dan vitamin.

Adapun kategori yang akan diikuti para pegiat Perbafi Papua di ajang Fornas VI Palembang yaitu men fitness, men sport model, men beach dan bodybuilding atau binaraga kelas 45 tahun ke atas.

KETUA PERBAFI PAPUA

Ignatius mengatakan, para pegiat Perbafi Papua akan berangkat menuju Palembang pada 29 Juni 2022 setelah dilepas oleh  Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Papua sehari sebelum keberangkatan.

Dari delapan pegiat yang akan bertanding di Fornas VI Palembang, dua diantaranya menggunakan biaya sendiri, sementara enam lainnya dibiayai oleh Perbafi Papua.

Sementara itu, salah satu pegiat Perbafi Papua, Rudolf Lewakabessy mengatakan, tampil di event dua tahunan tersebut merupakan yang pertama kalinya, terlebih dirinya berasal dari Kabupaten Biak Numfor.

Rudolf pun mengaku meski sering menjuarai ajang bodi kontes, namun hanya sampai tingkat daerah.

‘’Ini kesempatan baik buat saya, apalagi latihan bersama pegiat lainnya yang sudah pengalaman mengikuti event nasional,’’ kata Rudolf. (Ari)