MoU KUA-PPAS Telah Ditandatangani, Bupati Harap Penetapan APBD 2022 Segera Dilaksanakan

Penandatanganan Nota Kesepahaman MoU KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022.

Keterangan gambar : Penandatanganan Nota Kesepahaman MoU KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022. (Foto : Irfan)

KABUPATEN JAYAPURA, Potret.co – Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2022.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo disaksikan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Jayapura dan Sekda Kabupaten Jayapura Hanna Hikoyabi.

Serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkab Jayapura dalam Sidang Paripurna Penanggulangan Nota Kesepahaman MoU KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022, yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Kamis (25/11/2021).

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw usai penandatanganan menjelaskan, untuk anggaran 2022 mendatang, Pemkab Jayapura diarahkan memprioritaskan penanganan sumberdaya manusia hak-hak masyarakat adat dan ekonomi kerakyatan.

Untuk itu, Bupati berharap proses selanjutnya berjalan lancar, sehingga APBD Tahun Anggaran 2022 bisa ditetapkan sesuai dengan target.

“Dengan adanya penandatanganan MoU atau nota kesepahaman materi KUA – PPAS APBD tahun anggaran 2022 sekiranya penetapan APBD 2022 juga segera dilaksanakan,” harapnya.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan anggota DPRD, juga sejumlah pimpinan OPD yang sudah menyelesaikan suatu tahapan penting untuk APBD 2022. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo mengatakan, setelah penandatanganan dokumen nota kesepahaman (MoU) KUA – PPAS, selanjutnya pihaknya akan membahas rancangan APBD induk tahun anggaran 2022. Rancangan APBD induk yang sudah di sepakati antara Banggar DPRD dan TAPD Kabupaten Jayapura.

“Mudah-mudahan ini bisa berlangsung baik dan tepat waktu. Kalau bisa, ini berjalan dalam rentang waktu secepatnya,” kata Klemens. (Irf)