Minibus Tabrak Pejalan Kaki di Waropen, Polisi : Sopir Lelah dan Mengantuk

Kondisi minibus Toyota Avanza Veloz hancur bagian depan usai tabrakan di Waropen, Papua, Minggu

Keterangan gambar : Kondisi minibus Toyota Avanza Veloz hancur bagian depan usai tabrakan di Waropen, Papua, Minggu. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Satlantas Polres Waropen sedang menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu pejalan kaki tewas setelah tertabrak minibus Toyota Avanza Veloz putih dengan nomor polisi S 1882 JX.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Poros Urfas – Waren, Kampung Paradoi, Distrik Urei Faisei Kabupaten Waropen, Papua pada Minggu (5/6/2022) pukul 21.02 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pengemudi moboil melaju dari arah Kampung Mambui menuju Kampung Paradoi dengan kecepatan sekitar 80 Km/Jam.

“Kemudian dari arah berlawanan, korban bersama suaminya sedang menyeberang jalan tepatnya di depan SD YPK II Paradoi,” ujar Kamal.

Tepat di depan SD YPK II Paradoi, pengemudi minibus tidak dapat mengontrol laju kendaraanya sehingga menabrak pick up Misthubisi L300 yang sedang terparkir, dan menyebabkan pick up terlempar melintang menabrak korban yang sudah berada di luar badan jalan.

“Akibat kecelakaan tersebut korban dilarikan ke IGD Puskesmas Urfas guna mendapatkan perawatan medis, dan setelah didiagnosa korban mengalami lecet di kedua kaki dan benturan di bagian kepala yang menyebabkan meninggal dunia di Puskesmas Urfas Waropen,” jelas Kamal, Senin (6/6/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa penyebab kecelakaan tersebut adalah pelaku mengemudikan minibus dengan kecepatan tinggi dalam keadaan lelah dan mengantuk sehingga lepas kendali dan menyebabkan kecelakaan tersebut.

“Akibat kejadian tersebut, pelaku yang berinisial RRT langsung diamankan ke Mapolres Waropen bersama barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut. Atas kejadian tersebut, kata Kamal, kerugian di taksir mencapai Rp60 juta.

Kamal mengimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan raya untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada.

“Kepada pengguna jalan, apabila merasa mengantuk atau lelah segera istirahat dan jangan memaksakan untuk melanjutkan perjalanan, selalu utamakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya. (Red)