Kronologi Penangkapan AK, Pelaku Penganiayaan di Wamena

Polisi saat menghimbau kelompok warga yang bertikai di Wamena Kota

Keterangan gambar : Polisi saat menghimbau kelompok warga yang bertikai di Wamena Kota, Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Polres Jayawijaya saat ini tengah menangani kasus pertikaian antar dua kelompok yang terjadi di Jalan Trans Kimbim, Desa Autakma, Distrik Wamena Kota, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Diketahui bahwa kejadian tersebut merupakan peristiwa lanjutan dari adanya kasus penganiayaan hingga terjadi pertikaian antara kedua belah pihak pada Sabtu (12/11/2022).

Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu bersama personelnya pada peristiwa tersebut turun langsung guna menyikapi perkembangan situasi yang ada.

Kapolres mengatakan bahwa sekitar pukul 07.14 WIT pihaknya yang saat itu berada di tempat kejadian hendak memberikan himbauan kepada kedua belah pihak atas pertikaian yang terjadi.

Kemudian, pihaknya bersama Kepala Kampung Kosimeage, Mino Elopere bergeser dengan maksud mengamankan pelaku penganiayaan yakni AK (25).

“Setelah pelaku berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian, diwaktu yang bersamaan kembali terjadi pertikaian antar dua pihak sekitar pukul 08.52 WIT,” ucapnya, Minggu (13/11/2022) malam.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Hesman S. Napitupulu menemui kelompok yang bertikai 1

Dengan kembali terjadinya pertikaian tersebut, Kapolres langsung turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi diantara kedua belah pihak dengan memanggil perwakilan massa untuk diberikan himbauan.

Kapolres menyampaikan, setelah dilakukan himbauan dan beberapa tokoh masyarakat Jayawijaya, sekitar pukul 16.00 WIT kemudian pertikaian kembali terjadi.

“Himbauan kami tidak diindahkan oleh kedua belah pihak yang berseteru sehingga kembali terjadi pertikaian yang ketiga kalinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pertikaian tersebut dapat diredam sekitar pukul 18.40 WIT, masyarakat kemudian dikawal oleh pihak Kepolisian untuk kembali ke kediaman masing-masing.

“Pelaku penganiayaan telah kami amankan di Polres Jayawijaya untuk dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Reskrim. Namun, akibat pertikaian hari ini juga kembali ditemukan korban luka yakni Bocor Kogoya (23) yang terkena panah pada bagian paha kanan, Yoko Kogoya yang terkena pada bagian betis kaki kanan dan Jabri Kogoya mengalami luka sabetan senjata tajam pada bagian dahi dan bahu kiri,” jelas Kapolres.

Kapolres mengatakan bahwa para korban telah dibawa ke RSUD Wamena untuk dilakukan tindakan medis dan situasi hingga saat ini berjalan kondusif namun masih dilakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian oleh aparat Kepolisian. (Red)