Kafilah Papua Terbang ke Maluku Utara, Bersiap Mengikuti STQH Nasional XXVI

Kafilah Papua bersiap terbang ke Maluku Utara. (Foto : Istimewa)

Keterangan gambar : Kafilah Papua bersiap terbang ke Maluku Utara. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Kafilah Provinsi Papua telah terbang menuju Sofifi, Maluku Utara melalui Jota, Ternate dari Makassar, Sulawesi Selatan untuk mengikuti lomba Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional ke-XXVI (26) yang digelar 14-24 Oktober 2021.

Secara bertahap, kafilah berkumpul di Makassar untuk pelaksanaan training center (TC) yang dipusatkan di Asrama Haji Sudiang, Makassar sejak 4 Oktober lalu.

Selain berlatih teknis sesuai bidang lomba, para peserta juga dilatih kedisiplinan, kekompakan, olah raga, olah nafas dan vokal serta dukungan lainnya oleh para mentor dari unsur kafillah selama pemusatan latihan di Sudiang, Makassar.

Kafilah dipimpin H. Miftahul Huda, menggantikan H. Umar Bauw yang berhalangan karena masalah kesehatan.

Adapun cabang lomba yang akan diikuti oleh para kafilah Papua yakni Tilawah Dewasa dan Anak Putra Putri, Hifdzil 1 juz, 5 juz, 20 juz dan 30 juz, putra dan putri kecuali untuk abang 30 juz hanya diikuti putra.

Miftahul Huda berpesan kepada peserta agar tetap tenang dan konsentrasi.

“Jika kita yakin (mersih prestasi) maka Allah kabulkan insyaallah,” jelas Miftah, Rabu (13/10/2021).

Pada pelaksanaan STQ sebelumnya, Papua berhasil memperoleh juara pada Cabang lomba Tilawah Anak-anak Putra sebagai juara terbaik III dan Musabaqah Hifzil Qur’an 10 Juz Putri sebagai juara harapan III.

STQ dan MTQ dilaksanakan secara bergantian. Tahun sebelumnya, walaupun masih dalam suasana pandemi, MTQN dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat dengan menerapkan protokol kesehatan.

Gubernur Papua, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Papua dijadwalkan akan menghadiri acara pembukaan pada hari Sabtu (16/10/2021), di Sofifi.

Kafilah merupakan para peserta, pelatih, dan pendamping. Pelatih dan pendamping mencakup para ahli, pengurus dan ASN bidang teknis terkait dari Pemerintah Provini Papua dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua. (Red)