Kabid Damkar : Korsleting Listrik Dominasi Penyebab Kebakaran di Kota Jayapura

Beberapa unit ruko di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua terbakar pada Sabtu 19 November 2022 malam

Keterangan gambar : Beberapa unit ruko di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua terbakar pada Sabtu 19 November 2022 malam. (Foto : Natalia)

JAYAPURA, Potret.co – Hingga 19 November 2022, 66 kasus kebakaran terjadi di Kota Jayapura.

Kepala Bidang Damkar Kota Jayapura, Margaretha Veronitha Kirana mengatakan, dari  jumlah tersebut, kasus kebakaran dominan terjadi pada gedung dan fasilitas umum, sementara kasus lainnya terjadi pada kebakaran lahan.

Data terakhir, dalam sehari yakni pada Sabtu 19 November 2022, tiga kasus kebakaran telah terjadi.

Pertama, pada pukul 11.27 WIT, terjadi kebakaran satu rumah milik warga di Kompleks TNI AD, perumahan Bucend VI Angkasapura , Distrik Jayapura Utara. Rumah tersebut ditempati oleh Mayor Ade Pattinama.

‘’Penyebabnya korsleting listrik merambat ke aliran listrik hingga beberapa bagian rumah. Api berhasil dipadamkan oleh warga dengan menggunakan tabung alat pemadam api ringan atau APAR, dan dua unit mobil damkar milik Pemkot Jayapura,’’ jelas Margaretha.

Kasus kedua terjadi pukul 21.35 WIT, kata Margaretha, juga disebabkan korsleting listrik yang berasal dari kabel yang merambat masuk ke sepanjang kabel dan nyaris menyambar rumah warga di Jalan Gelanggan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Kemudian kasus ketiga terjadi pukul 22.25 WIT, lima unit ruko di Jalan Kelapa Dua Entrop, Distrik Jayapura Selatan ludes dilahap api.

Api berasal dari toko handphone (Vitta Seluler) pada lantai atas bagian belakang. Api semakin membesar dan merambat ke bengkel Friendly Motor yang bersebelahan dengan toko tersebut.

Berbagai bahan dan cairan yang mudah terbakar di bengkel tersebut memicu api membesar dengan cepat dan menghanguskan ruko lainnya.

Selain ruko yang bersebelahan dengan sumber api, api juga menghanguskan rooftop café, rumah indekos dan rumah pribadi warga yang berada di belakang ruko tersebut.

Margaretha pun menyebut, dalam dua pekan terakhir, terjadi kenaikan 3-7 kasus kebakaran di Kota Jayapura. Korsleting listrik dominasi kasus kebakaran. (Nat)