JPKP Papua : Dalam Kasus Lukas Enembe, KPK Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

Pengurus JPKP Papua saat memberikan keterangan pers terkait kasus Gubernur Papua Lukas Enembe.

Keterangan gambar : Pengurus JPKP Papua saat memberikan keterangan pers terkait kasus Gubernur Papua Lukas Enembe. (Foto : Natalia)

JAYAPURA, Potret.co  – Dewan Pengurus Wilayah Jaringan Pendamping Kebijakan dan Pembangunan (DPW-JPKP) Provinsi Papua mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk mempertimbangkan sisi kemanusiaan dalam proses hukum kasus dugaan gratifikasi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Ketua DPW JPKP Papua, Bonny Mandolang, mengatakan sebagai tersangka,  Gubernur Lukas Enembe merupakan seorang pemimpin, teladan yang taat hukum dan sanggup hadapi proses hukum yang dia alami saat ini.

Namun KPK dilain sisi juga  harus mempertimbangkan sisi kemanusiaan dalam proses hukum tersangka Lukas Enembe yang saat masih dalam kondisi  sakit.

‘’Kami JPK Papua melihat bahwa proses hukum tetap harus dijalankan, hanya saja kita harus melihat sisi dari kemanusiaan dimana bapak Lukas Enembe saat ini sedang sakit,” kata Bony Mandolang didampingi pengurus JPKP Papua lainnya saat konferensi pers di Kota Jayapura, Jumat (7/10/2022).

Dikatakan, pihaknya tetap mendukung KPK dalam memberantas korupsi, dan proses hukum kasus yang menjerat tersangka Lukas Enembe ini akan cepat segera selesai dengan mekanisme yang telah dilakukan KPK.

“Kami menghimbau kepada masyarakat bahwa pentingnya peran masyarakat dalam menanggapi kasus ini, untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoax, kami mengharapkan masyarakat dapat mencari informasi dengan benar dari sumber yang benar,” ucapnya.

JPKP Papua juga memberikan apresiasi kepada tim gabungan dari TNI dan Polisi dalam menjaga situasi keamanan di Papua.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh pengurus JPK Papua, untuk tetap melakukan pendampingan seperti biasanya dan menjaga Kamtibmas di Papua,” ujar Bony. (Nat)