Jenguk Polisi Korban Tembak KKB, Ini Ungkapan Kabaintelkam

Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw saat menjenguk korban luka tembak oleh KKB di rumah sakit Bhayangkara. (Foto : Asham)

Keterangan gambar : Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw saat menjenguk korban luka tembak oleh KKB di rumah sakit Bhayangkara. (Foto : Asham)

JAYAPURA, Potret.co – Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw mengajak anggota Polri yang menjadi korban tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang beberapa waktu lalu untuk selalu berdoa.

Salah satu personel yang dijenguk oleh jenderal asli Papua ini adalah seorang Brimob yang dikenal andal dan menguasai medan Papua. Ia terkena luka tembak oleh KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua

Paulus berterima kasih atas semua usaha yang dilakukan tim medis RS Bhayangkara untuk pemulihan anggotanya.

“Saya berharap dengan kejadian kemarin, beliau tetap tegar. Puji Tuhan, korban sudah bisa langsung dioperasi dan saya dapat laporan sudah pemulihan penyembuhan. Terima kasih juga kepada tenaga medis atas kerja kerasnya dalam pemulihan ini,” kata Paulus, Jumat (1/10/2021).

Paulus menceritakan bahwa KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang harus ditangani dengan serius.

“KKB di Kiwirok memiliki kekuatan dan kemampuan logistik yang cukup baik. Saya pikir harus ada konsepsi yang dibahas bersama dengan satgas Nemangkawi dan badan intelejen yang ada, serta jajaran Polda Papua dan jajaran Kodam Cenderawasih, agar kita bisa bergerak bersama menangani kelompok ini (KKB Kiwirok),” ujarnya.

Paulus berujar Kiwirok di Pegunungan Bintang Papua memiliki spesifikasi dan medan yang sulit. Jalan dari Oksibil bu kota Pegunungan Bintang ke Kiwirok ditempuh dua hingga empat hari dengan jalan kaki.

“Akses jalan hanya satu dan saat mereka (KKB ) dalam posisi, tim satgas juga bisa bergerak,” ucapnya. (Sam)