Ini Sebab Kuota Calon Haji di Kabupaten Jayapura Berkurang 50 Persen

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Wonmaly.

Keterangan gambar : Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Wonmaly. (Foto : Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jayapura mengungkapkan kuota keberangkatan calon jamaah haji Tahun 1443 Hijriah/2022 turun sekitar 50 persen, dari yang dipersiapkan sebelumnya sebanyak 58 orang menjadi hanya 25 orang.

“Kuota awal yang siap itu 58 orang, kemudian di ambil 50 persen dari yang telah dipersiapkan sebelumnya,’’ kata Steven Wonmaly selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura.

Steven menyampaikan, dari kuota jamaah haji nasional berjumlah 100.051 orang yang terdiri atas 92.825 orang haji reguler dan 7.226 orang haji khusus.

‘’Pengurangan itu karena adanya peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi terkait pembatasan calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji,’’ kata Steven.

Dengan adanya kuota yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi, kata dia, disesuaikan dengan kuota yang ada di Indonesia.

‘’Kemudian turun lagi ke provinsi-provinsi sampai ke kabupaten/kota. Karena pemerintah Arab Saudi membatasi satu juta jamaah calon haji saat musim haji 1443 Hijriah ini, sehingga pemerintah Republik Indonesia dan negara-negara lain harus ikut menyesuaikan dengan kondisi pembatasan kuota tersebut,” jelasnya.

Mereka yang siap diberangkatkan adalah hasil seleksi umur dari 18 tahun hingga di bawah 65 tahun.

Keberangkatan 25 calon haji dari Kabupaten Jayapura, kata Steven, berdasarkan pengurangan kuota siap diberangkatkan dan tinggal menunggu waktu yang telah di tetapkan berdasarkan kloter.

‘’Dari jumlah tersebut, rata-rata jamaah calon haji Kabupaten Jayapura yang berangkat pada tahun ini diatas 30 tahun hingga 60 tahun. Yang termuda ada 35 tahun, yang tertua itu di bawah 65 tahun sesuai aturan tahun ini, cadangan dua orang juga siap,” jelasnya.

Pihaknya berharap proses keberangkatan jamaah calon haji asal Kabupaten Jayapura ke Tanah Suci bisa berjalan lancar lantaran jamaah telah mendapat vaksinasi lengkap yakni, vaksin 1, 2 dan booster.

Meski terjadi pengurangan karena ada kebijakan pembatasan jumlah jamaah calon haji di musim haji 2022 ini, pihaknya merasa bersyukur bisa mengirim jamaah setelah pandemi Covid-19 yang berlangsung dua tahun sejak pertengahan Maret 2022.

“Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus membaik. Supaya kedepannya pengiriman jamaah haji lebih banyak lagi,” tukasnya. (Irf)