Ini Agenda Menteri PPPA Selama Berada di Asmat

Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati disambut Bupati Asmat di Bandara Ewer usai menempuh perjalanan dari Jakarta

Keterangan gambar : Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati disambut Bupati Asmat di Bandara Ewer usai menempuh perjalanan dari Jakarta. (Foto : Istimewa)

ASMAT, Potret.co – Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua Selatan menerima kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Gusti Ayu Bintang Darmawati, Senin (8/8/2022).

Gusti Ayu tiba di Bandar Udara Ewer di Asmat menggunakan pesawat Wings Air setelah menempuh perjalanan dari Jakarta disambut langsung oleh Bupati Asmat Elisa Kambu, bersama Ketua PKK Asmat, Kapolres Asmat, Plt. Sekda Kabupaten Asmat dan beberapa Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Llngkup Pemkab Asmat.

Gusti Ayu akan berada di Asmat selama dua hari, dalam Agenda kunjungan kerjanya, selain mengunjungi Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, juga akan melaksanakan pencanangan dan penandatanganan Komitmen Bersama Kabupaten Layak Anak dan Deklarasi Kabupaten Asmat Menuju Kabupaten Layak Anak.

Agenda utama yaitu Memperingati Hari Anak Nasional 2022 di Kabupaten Asmat bersama anak-anak yang berada di Asmat.

Hari pertama kedatangannya, Gusti Ayu telah melakukan kunjungan ke beberapa tempat, diantaranya Museum Asmat. Dia sangat antusias bisa mengenal sekaligus melihat langsung kebudayaan di daerah tersebut yang dipandu oleh petugas Museum Asmat John Ohoiwirin.

Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawati saat memetik sayuran hidroponik yang ditanam oleh ibu-ibu kelompok binaan PKK Kabupaten Asmat.

 “Ada motornya pak Presiden ya, foto dulu dong saya mau tunjukkan sama pak Presiden” kata Gusti Ayu saat melihat salah satu koleksi Museum Asmat yaitu berupa motor listrik yang pernah digunakan Presiden RI Joko Widodo saat lawatannya ke Asmat beberapa waktu lalu.

Selain berkunjung ke Museum Asmat, Menteri PPPA juga berkunjung juga ke kelompok binaan PKK Asmat, Kelompok tersebut menanam sayuran hidroponik. Diapun mengapresiasi  ibu-ibu kelompok binaan PKK tersebut.

“Perempuan di Asmat hebat-hebat ya, bisa bertani, bisa mencari ikan, bisa jadi pengrajin juga,’’ kata Gusti Ayu.

Disela memanen sayur hidroponik, Gusti Ayu mengatakan antusias Mama-Mama sangat luar biasa di Asmat lantaran bisa memanfaatkan pekarangan rumah yang dijadikan lahan untuk menanam sayuran hidroponik.

 ‘’ini bagian inovasi yang harus dikembangkan selain mengurus rumah tangga,’’ ucapnya. (Nat/Red)