Fraksi Partai Golkar : Pemekaran di Papua Tak Terlepas dari Karya Kader Partai

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Papua, Fernando A. Yansen Tinal, BA memberikan keterangan pers terkait dukungan DOB.

Keterangan gambar : Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Papua, Fernando A. Yansen Tinal, BA (keempat dari kanan)  memberikan keterangan pers terkait dukungan DOB. (Foto : Tiara)

JAYAPURA, Potret.co – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Papua, Fernando A Yansen Tinal mengatakan,  Partai Golkar Papua mendukung penuh pembentukan tiga provinsi baru di Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan, yang kini Rancangan Undang-undangnya (RUU) tengah dibahas DPR RI.

Dia mengungkapkan bahwa pemekaran di Tanah Papua tak terlepas dari karya para kader pemimpin Partai Golkar di Papua. Bahkan, perjuangan untuk pemekaran atau pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di Tanah Papua telah lama diperjuangkan, yakni sejak 2002, atau setahun tahun pasca berlakunya Undang – Undang Otonomi Khusus (Otsus).

“Kami pengurus DPD I Partai Golkar Papua, khususnya Fraksi Partai Golkar DPR Papua secara resmi menyerahkan dukungan dan suara kami terhadap pemekaran atau DOB ini,” tegas Yansen Tinal didampingi Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR Papua, Tan Wie Long, Anggota Fraksi Golkar DPR Papua, Elly Wonda dan Danton Giban, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Papua, Leo D Siahaan di Kantor DPD I Partai Golkar Papua, Minggu (27/6/2022).

Pemekaran tersebut untuk memperpendek rentang pelayanan pemerintahan dan mempercepat pembangunan di Papua, sehingga terjadi percepatan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan, dukungan tersebut secara resmi disampaikan Fraksi Golkar DPR Papua dalam rapat Badan Musyawarah DPR Papua yang dipimpin langsung Ketua DPR Papua dan aspirasi yang disetujui Fraksi Golkar DPR Papua telah dibawa bersama sembilan fraksi dan kelompok khusus DPR Papua, yaitu satu fraksi  tidak menerima dan satu fraksi abstain serta enm fraksi menerima dan menyetujui termasuk Fraksi Partai Golkar DPR Papua.

Dikatakan, Fraksi Golkar DPR Papua memandang perlu mendukung tiga DOB Provinsi baru di Papua untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pembangunan serta pelayanan masyarakat.

Selain itu, kata dia, Partai Golkar menjawab kekhawatiran rakyat Papua dengan adanya pemekaran, akan terjadi migrasi besar-besaran ke Papua.

“Bagaimana caranya ke depan kita buat mekanisme proteksi orang Papua terkait migrasi, tentunya berkoordinasi dengan Pemprov Papua dan Pemerintah Pusat, termasuk memastikan yang masuk Papua itu harus memberikan kontribusi yang baik, dengan tetap menghargai dan menghormati orang asli Papua sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Terkat hal tersebut, maka  pihaknya akan mengawal di DPR Papua, terlebih affirmasi dan pemberdayaan terhadap OAP amanat UU Otsus masih ada.

“Termasuk yang selama ini menjadi kekhawatiran rakyat Papua agar adanya perubahan UU Otsus dan pemekaran itu, agar tepat sasaran dan demi kesejahteraan rakyat Papua,” ucapnya.

Terlebih, kata Yansen, salah satu kader Partai Golkar Jhon Gluba Gebze yang juga mantan Bupati Merauke dua periode sejak 2002 telah memperjuangkan pemekaran Provinsi Papua Selatan. Begitu juga kader Partai Golkar Jhon Tabo yang ikut berperan dalam memperjuangkan pemekaran di Pegunungan Tengah Papua.

Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Abisai Rollo mengungkapkan jika pemekaran atau pembentukan DOB itu, berkat perjuangan generasi Partai Golkar sebelumnya atau 20 tahun lalu. Meski sempat tertunda akibat adanya moratorium pemekaran atau DOB di Indonesia.

‘’Melihat Provinsi Papua memiliki 29 kabupaten/kota, tentu Gubernur akan kesulitan mendatangi semua kabupaten, namun dengan dimekarkan menjadi empat provinsi, maka pelayanan kepada masyarakat semakin dekat,’’ ucapnya.

Meski begitu, Abisai Rollo berharap dengan terbentuknya provinsi baru di Papua, gubernur yang terpilih pada pemilu 2024 nanti adalah berasal dari kader Partai Golkar. (Tia)