Forum Pengusaha Millenial Tabi Dukung BTM Cagub Papua Tabi 2024, Ini Alasannya

Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Jayapura, Nelson Yohosua Ondi.

Keterangan gambar : Ketua Forum Pengusaha Millenial Tabi, Nelson Yohosua Ondi. (Foto : Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Forum Pengusaha Millenial Tabi (FPMT) menyatakan dukungannya kepada mantan Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano (BTM) untuk maju sebagai calon gubernur Papua Tabi pada 2024.

“Kami mendukung penuh anak Negeri Tabi, bapak BTM untuk maju sebagai cagub Papua Tabi 2024 dan mengusulkan beliau layak berpasangan dengan politisi Partai Demokrat, Yunus Wonda,” ucap Nelson Yohosua Ondi selaku Ketua FPMT, Rabu (23/11/2022).

Menurut dia, konstelasi politik jelang Pilkada Papua Tabi mulai memanas, sebagian cagub dan cawagub Papua Tabi pun bergerilya untuk mengais tiket dari partai politik agar mendukungnya untuk maju, bahkan memaparkan segala bentuk konsep berupa visi dan misinya sembari turun menemui masyarakat.

Namun, kata Nelson, pihaknya hanya tertarik untuk memberikan dukungan kepada BTM yang maju sebagai cagub dan berpasangan dengan Yunus Wonda.

Ia menilai, dinamika pencalonan seorang kepala negara maupun kepala daerah yang saat ini lagi viral, jika melihat dari tingkat nasional oleh partai-partai politik sudah mulai mengusung kandidat calon presiden.

“Kita di Papua tidak kalah menarik dan juga tidak mau ketinggalan kereta. Terkait Pilkada 2024 yang akan menghampiri kita, walaupun masih dua tahun lagi. Tetapi, hal itu tidak terasa bagi kita karena itu sama seperti dua bulan atau dua minggu yang nantinya akan hampiri kita,” ucapnya.

Ia pun mengungakpkan alasan mendukung BTM lantaran telah teruji dari berbagai segi yakni, integritas, kapabilitas, kredibilitas, humanis dan agamis, serta optimis mampu menata dan mengelola Provinsi Papua Tabi yang saat ini terlihat semakin semrawut.

“Kita disini bicara tentang matematika politik, karena politik itu selalu bicara dengan data. Kita bisa lihat contohnya untuk konstalasi politik di Indonesia, biar siapapun yang ingin menjadi presiden RI itu pasti tetap milik orang Jawa. Hal itu tidak tertulis, tetapi tersirat. Karena bicara tentang angka jumlah penduduk,” ujarnya.

“Selain itu, saat masih menjabat sebagai Walikota Jayapura dua periode itu beliau banyak meraih berbagai macam penghargaan di tingkat nasional. Jadi, itu menjadi modal utama bagi bapa BTM untuk maju sebagai cagub Papua Tabi 2024,” sambungnya.

Sementara itu, pasangan untuk BTM sebagai cawagubnya Yunus Wonda dinilai mudah bergaul, mempunyai kontribusi besar terhadap Papua Tabi, humanis dan memiliki jiwa sosial.

Jika keduanua berpasangan tersebut maju yang merupakan putra daerah diyakini mampu menciptakan Provinsi Papua Tabi sebagai provinsi induk ke arah yang lebih baik lagi.

“Angka kemenangan itu 60 persen sudah ada di bapak BTM, tinggal di kolaborasikan saja dengan bapak Yunus Wonda atau YW. Kenapa kami minta BTM berpasangan dengan YW?, karena kami dari Forum Pengusaha Millenial Tabi karena tentang jumlah penduduk yang ada di provinsi induk ini,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa Provinsi Papua Tabi sebagai provinsi induk hanya mampu diselesaikan, ditata dan dikelola oleh putra daerah asli Tabi dan mustahil Provinsi Papua Tabi mampu dikendalikan oleh yang bukan putra daerah.

Terlebih, kata dia, BTM sebagai putra daerah Tabi dipadukan dengan YW yang merupakan anak putra daerah yang sudah paham kondisi di Tabi karena keduanya selain lahir besar di tanah Tabi, juga sebagai politisi di DPR Papua. (Irf)