FIF Harap Pembiayaan Syariah di Papua Bertumbuh

Aktivitas transaksi di loket FIF Cabang Jayapura

Keterangan gambar : Aktivitas transaksi di loket FIF Cabang Jayapura. (Foto : Syahriah)

JAYAPURA, Potret.co – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah memulai kembali pelaksanaan umrah bagi Jemaah asal Indonesia pada Oktober 2021 lalu pasca ditutup lebih dari setahun akibat pandemi Covid19.

Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIFGroup) pun mendapat angin segar dengan terbitnya Nota Diplomatik dibukanya kembali pelaksanaan umrah yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi pada 8 Oktober 2021 lalu.  

FIFGroup memiliki layanan produk berbasis syariah Amitra. Produk religi ini membiayai perjalanan umrah dan cicilan pendaftaran haji.

Manager Marketing PT FIF Cabang Jayapura, Muhammad Aidil Tahir mengatakan, dengan dibukanya kembali pelaksanaan umrah, pihaknya berharap pembiayaan syariah bertumbuh.

Aidi mengungkapkan, kembali melakukan sosialisasi secara terus menerus untuk memperkenalkan produk Amitra yang telah ada sejak beberapa tahun lalu lantaran ia menilai potensi pembiayaan syariah di Papua cukup besar.

‘’Harapan kami travel yang telah bekerjasama dengan FIFGroup bisa lebih agresif, karena di Papua, khususnya di wilayah kerja FIF Cabang Jayapura, peluang pembiayaan haji dan umrah cukup besar,’’ kata Aidil, Rabu (16/11/2022).

Aidil mengatakan bahwa pasca pandemi, skema pembiayaan umrah berubah. Jemaah tidak lagi mengangsur lebih awal sambil menunggu keberangkatan, namun angsuran baru dapat dilakukan apabila Jemaah sudah ditetapkan tanggal keberangkatannya.

‘’Skema ini diberlakukan untuk memberikan kenyaman kepada Jemaah, karena skema sebelumnya, banyak Jemaah sudah melunasi biaya umrah, tapi tanggal keberangkatannya belum pasti,’’ jelas Aidil. (Ari)