Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Wujud Kontribusi Bank Indonesia Jaga Kedaulatan Negara

Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menggunakan kapal perang KRI Posepa-870 berlayar menuju wilayah 3T di Papua untuk melakukan kas keliling

Keterangan gambar : Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) menggunakan kapal perang KRI Posepa-870 berlayar menuju wilayah 3T di Papua untuk melakukan kas keliling. (Foto : Syahriah)

JAYAPURA, Potret.co  – Menggandeng  Lantamal X Jayapura, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua melakukan pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di Pelabuhan Jayapura, Papua, Senin (20/6/2022).

Kegiatan ERB tersebut merupakan yang kesembilan kalinya dilakukan pada tahun 2022. Di wilayah Timur Indonesia di Provinsi Papua, Bank Indonesia melakukan melepas tim ERB untuk kegiatan kas keliling di wilayah 3T (Terluar, Terdepan dan Terpencil) selama enam hari (20-26 Juni 2022).

Adapun wilayah 3T sasaran kegiatan kas keliling yaitu Pulau Liki, Distrik Teba Warembori, Pulau Bepondi, Pulau Numfor , Waropen  dan Pulau Yapen (Serui) menggunakan kapal perang KRI Posepa – 870.

Selain memperoleh uang Rupiah yang layak edar untuk bertransaksi, masyarakat kepulauan 3T di Papua juga akan memperoleh pemahaman mengenai ciri keaslian hingga cara memperlakukan uang Rupiah melalui sosialisasi gerakan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Juli Budi Winantya mengatakan, kehadiran Rupiah di seluruh pelosok negeri merupakan wujud kontribusi  Bank Indonesia dalam menjaga Kedaulatan Negara, karena Rupiah adalah simbol kedaulatan negara.

Juli pun menyebut, sinergi strategis antara TNI AL dan Bank Indonesia telah dimulai sejak tahun 2012, melalui kegiatan pelayanan kas keliling di daerah 3T di seluruh wilayah NKRI.

Pemakaian rompi bagi Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat sebelum dilepas menuju wilayah 3T Papua untuk melakukan kas keliling

Kegiatan ini, kata Juli, bertujuan untuk membantu penyediaan uang layak edar di pulau-pulau terluar yang sulit terjangkau dengan transportasi umum. 

Juli menjelaskan, ERB tersebut diikuti oleh 15 orang Pejuang Rupiah dari sejumlah Kantor pewakilan Bank Indonesia di Indonesia.

Sementara itu, Komandan Lantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Feryanto Pardamean Marpaung mengatakan, mendukung Bank Indonesia  dalam mengedarkan uang rupiah kepada masyarakat yang berada di pelosok Papua.

Asisten III Setda Papua, Derek Hegemur menyampaikan apresiasi  kepada Bank Indonesia dan TNI AL yang telah menjangkau peredaran uang rupiah di wilayah 3T Papua.

‘’Kami mendukung penuh kegiatan ini, supaya peredaran uang rupiah yang layak di wilayah yang kondisi geografisnya sangat sulit, sehingga masyarakat juga dapat memegang uang yang berkualitas,’’ ucap Derek. (Ari)