Dishut Papua Bangun Treaking Wisata Alam di Kampung Bukisi

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jan Yap Ormuserai bersama tokoh adat, tokoh agama melakukan pemancangan tiang tanda dimulainya pembangunan Treaking Kampung Marwai Bukisi

Foto: Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jan Yap Ormuserai bersama tokoh adat, tokoh agama melakukan pemancangan tiang tanda dimulainya pembangunan Treaking Kampung Marwai Bukisi. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Guna menunjang ekowisata alam di Kampung Marwai Bukisi Distrik Yokari Kabupaten Jayapura, Dinas Kehutanan  dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua akan membangun jembatan (treaking)  di atas telaga Depapu, Kampung Marwai  Bukisi Distrik Depapre Kabupaten Jayapura.

Pembangunan treaking tersebut dimulai dengan pemancangan tiang pertama oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jan Jap Ormuserai disaksikan Kepala Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Jayapura, tokoh adat, tokoh gereja dan pemerintah Kampung setempat pada Jumat (23/9/2022).

Kepala Cabang Kehutanan Jayapura Clemens AyomiAyomi mengatakan, Treaking wisata Kampung Bukisi ini memiliki panjang 300 meter yang menghubungkan kampung Bukisi  yang dipisahkan oleh telaga Depupa.

“Gagasan pembangunan Treaking Wisata ini setelah dilakukan program pelatihan dan penanaman Mangrove pada 2021 lalu, ” ucap Clemens.

Menurutnya, fungsi treaking Kampung Marwai Bukisi, selain untuk program wisata alam, juga berfungsi menghubungkan kampung Marwai Bukisi yang terpisah oleh telaga yang selama ini digunakan warga menyebrang dengan perahu.

“Ini bukan hanya jembatan wisata di telaga dan hutan mangrove tapi juga untuk  jembatan penyeberangan dari kampung Bukisi laut ke Bukisi darat,” ujarnya.

Dikatakan Clemens, panjang treaking tersebut 300 meter mengunakan material dari luar dan j yang dipersiapkan oleh warga kampung Marai Bukisi.

Clemens berharap, dukungan dari masyarakat terhadap pengerjaan treaking tersebut agar bisa selesai tepat waktu dan dapat difungsikan.

Sementara itu, Ondoafi Kampung Marwai Bukisi Asaria Yarisetouw mengucapkan Terima kasih kepada Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua yang telah jawab keluhan warga yang  cukup lama membutuhkan jembatan ini.

Dia mengatakan bahwa sejak kepemimpinan Bupati almarhum Habel Suwae, warga sudah meminta kepada pemerintah daerah namun hingga Bupati selanjutnya belum ada jawaban.

“Setelah ada infomasi bahwa akan di bangun jembatan oleh Dinas Kehutanan, masyarakat sangat mendukung dan siap membantu baik tenaga dan material yang dibutuhkan,” ujar Asaria.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua telah membangun enam Treaking Ekowisata di Papua yakni di Supiori, Kampung Yokiwa dan Kampung Yoboi dan kini di Kampung Bukisi (Nat/Red)