DAP Tabi Gelar Doa Syukur

DAP Tabi foto bersama usai menggelar doa syukur.

Peringati Hari Internasional Masyarakat Adat Se- Dunia

JAYAPURA, Potret.co – Memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Se – Dunia pada Senin, 9 Agustus 2021, Dewan Adat Tabi (Mamberamo – Tami) menggelar do’a syukur di Sekretariat Dewan Adat Tabi (Mamberamo – Tami), di Kampung Kleublouw, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Tabi (Mamberamo-Tami) Yakonias M. Wabran mewakili Ketua Dewan Adat Papua Yan Pieter Yarangga menyebut tema perayaan Hari Internasional Masyarakat Adat Se- Dunia adalah “Leave No One Behind, Indigenous Peoples And The Call New Social Contrack” dengan sub Thema “Marilah Rebut Kembali Masa Depan Kita, Bangun Hari Esok yang Inklusif, Adil dan Aman”.

“Tema ini dari Sekjen PBB, saya percaya tema ini tidak salah dan sangat tepat dengan kondisi Papua saat ini. Dengan adanya Perubahan Otsus menjadi UU No 2 Tahun 2001 Yang di dalamnya mengisyaratkan untuk kantor perwakilan kepresidenan di bangun di tanah Papua yang akan datang, wakil presiden untuk menetap di Papua dalam melaksanakan tugas – tugas negara,”kata Yakonias.

“Tema ini sudah nyambung, karena akan ada kontrak baru, dan saya katakan bahwa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Karena kantor Kepresidenan akan dibangun di atas tanah Tabi untuk tanah Papua, sehingga harapan kami beliau harus mendengar orang Tabi untuk menolong semua orang yang ada di atas tanah ini. Dan kami katakan bahwa dari dulu kami sudah memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Untuk itu, dengan adanya kontrak baru dengan tema tersebut, Dewan Adat Tabi tetap berusaha dan menyampaikan persoalan kontrak baru itu. Kontrak baru salah satunya tanah dan manusia Tabi dan manusia Papua harus diselamatkan diatas tanahnya.

Sementara itu, Koordinator Aman Regional Papua, Daniel Toto mengatakan bahwa, Aman sudah bekerja sejak 20 tahun lalu. Dan sudah membantu masyarakat adat di Indonesia, sehingga mulai saat ini, Aman akan membantu Papua dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan di Papua.

“Banyak hal yang akan kita koordinasikan bersama. Kami ada di Papua butuh dukungan secara nasional, karena Aman berkedudukan secara nasional. Oleh karena itu Aman akan menjadi mitra DAP dan DAP Tabi,” ucap Daniel.

Untuk diketahui, rencananya pelaksanaan Kongres Aman VI akan dilaksanakan di Kabupaten Jayapura. Toto berharap semua kesiapan harus dikoordinasikan saat ini.

“Semua yang akan datang dengan perkiraan 6.000 orang akan tinggal di kampung-kampung, dan kita rekomendasikan di kampung sekitar danau Sentani. Sehingga kami berharap semua bisa berjalan dengan baik,”katanya. (Sur)