Buron Sepekan, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap Tim Cycloop Polres Jayapura

Polisi saat merilis pelaku pembunuh mantan istri di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Keterangan gambar : Polisi saat merilis pelaku pembunuh mantan istri di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Tim Cycloop Polres Jayapura menangkap tersangka kasus pembunuhan oleh seorang pria  terhadap mantan istrinya di rumah makan Jam Gadang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua yang sempat menjadi buron selama sepekan.

Pelaku berinisial N (38) ditangkap di tempat persembunyiannya di hutan sagu Jalan Komba, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura pada Minggu (22/5/2022).

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK melalui Wakapolres Jayapura Kompol Deddy A. Puhiri, S.IK mengatakan, pelaku yang telah diketahui keberadaannya sempat keluar dari persembunyiannya untuk menggadaikan handphone miliknya untuk membeli makanan.

‘’Tim dibantu masyarakat sekitar kemudian melakukan penyisiran di hutan sagu dan berhasil menangkap pelaku pada Minggu sore,’’ jelas Wakapolres saat jumpa pers di halaman Mapolres Jayapura, Kabupaten Jayapura, Senin (23/5/2022).

Wakapolres mengatakan, dari pengakuan tersangka yang nekat menghabisi nyawa mantan istrinya itu lantaran korban menolak untuk diajak rujuk.

Pelaku diketahui menikah resmi pada 2002 dan dikaruniai 3 orang anak yang ketiganya berada di kampung halaman mereka di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Polisi saat menujukkan barang bukti kasus pembunuhan mantan istri di Sentani

Kemudian keduanya sempat bercerai, dan pelaku kembali menikah siri dengan korban sejak Desember 2021. Peristiwa pembunuhan ini terjadi lantaran korban menolak untuk rujuk kembali.

Wakapolres menegaskan, pelaku N dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana lantaran sehari sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat menginap di salah satu hotel di Kota Sentani dan sempat terekam cctv membeli sebilah pisau dapur di salah satu toko atau pasar yang ada di Kota Sentani.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sesuai pasal 340, pelaku terancam hukuman 20 tahun kurungan penjara dan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati,’’ jelas Wakapolres.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sebilah pisau dan pakaian milik korban yang masih berlumuran darah,” kata Wakapolres.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Sriyati (37) seorang karyawati di Rumah Makan Jam Gadang Sentani ditemukan tewas oleh salah satu saksi yang merupakan rekan kerja korban di dalam kamar yang merupakan mess karyawan pada Minggu (15/5/2022).

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi saat mendengar teriakan korban dan langsung mendatangi kamar korban yang sudah bersimbah darah.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan Kepolisian berupa satu buah pisau dapur beserta sarungnya, satu unit handphone dan sampel darah milik korban. (Irf)