Buron Sebulan, Pembunuh NY Dibekuk Polisi di Telaga Maya Sentani

Polisi merilis pelaku pembunuhan NY yang terjadi pada 19 Mei 2022 lalu di sekitar Dapur Papua, Sentani, Kabupaten Jayapura

Keterangan gambar : Kapolsek Sentani Timur Iptu Dr. Yohan Ongge, SH., MH didampingi Wakapolsek Iptu Iwan, SE merilis penangkapan pelaku pembunuhan seorang wanita yang mayatnya ditemukan di sekitar Dapur Papua, Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto : Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Polisi berhasil membekuk YH (35) pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang wanita berinisial NY (27) setelah buron selama sebulan. Pelaku ditangkap di kawasan Telaga Maya, Kabupaten Jayapura pada Rabu (23/6/2022} malam setelah melakukan aksinya pada Kamis, 19 Mei 2022 lalu.

Kronologis sebelum pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban berawal ketika pelaku dan beberapa orang rekannya mengkonsumsi minuman keras di dekat kantor SAR Hawai Sentani.

Kemudian pelaku bersama seorang saksi menggunakan motor menuju pasar lama Sentani dan menemukan korban seorang diri. Di saat yang sama pelaku berkomunikasi dengan korban dan mengajaknya untuk jalan menggunakan motor yang sama dengan berbonceng tiga.

Saksi dan korban membeli minuman keras jenis wisky robinson kemudian, baik pelaku, korban dan saksi berbonceng tiga melewati jalan Komba menuju Dapur Papua. Ketika sampai di pertigaan Dapur Papua, saksi menurunkan pelaku dan korban di pinggir jalan.

Pelaku dan saksi kemudian berjalan menuju lokasi kejadian tidak jauh dari pertigaan Jalan Dapur Papua. Keduanya mengkonsumsi minuamn keras (miras) miras sambil berbincang.

Korban sempat minta pelaku untuk diantar kembali ke pasar lama, karena terlalu jauh dan dipengaruhi miras, pelaku menolak sehingga terjadi pertengkaran yang berujung pada penusukan terhadap korban dibagian punggung sebanyak dua kali menggunakan badik.

Tidak sampai disitu pelaku kembali menusuk kedua paha korban sebanyak 20 kali. Akibat tusukan itu, korban lemas dan jatuh terkapar.

Saat itulah korban mulai melakukan aksi bejatnya membuka baju korban, merobek sampai korban dalam keadaan bugil.

Selanjutnya pelaku melakukan pelecehan seksual. Tidak lama kemudian pelaku mengambil sebuah batu kecil dan memasukannya kedalam kemaluan korban sehingga membuatnya menjerit kesakitan. Karena menjerit, pelaku kembali mengambil sebuah kayu memukul korban kurang lebih 10 kali.

Melihat korban tak sadarkan diri dan banyak mengeluarkan darah, pelaku langsung pergi meninggalkan korban dengan menumpangi kendaraan yang tengah melintas.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK, M.HI melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Yohan Ongge membenarkan peristiwa penangkapan tersebut.

“Tersangka YH merupakan seorang residivis dari kasus yang sama yakni pembunuhan,terjadi pada 2017 silam di Kleoublouw, Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, sehingga YH tak segan – segan untuk menghabisi korbannya kali ini,’’ jelas Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan, saat hendak ditangkap, tersangka YH berkali-kali kabur dari kejaran Polisi yang dibantu masyarakat dengan menceburkan diri ke dalam danau dan berlari menuju gunung di dekat rumah makan Yougwa hingga ke arah telaga Maya lalu bersembunyi di danau.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat setempat yang sudah ikut membantu menangkap YH. Kini tersangka mendekam di sel tahanan Polsek Sentani Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji yang dilakukannya,’’ ucapnya.

Kapolsek menjelaskan, YH terancam hukuman maksimal 28 tahun penjara, sesuai dengan pasal 338 KUHP 12 Tahun penjara dan subsider 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 7 tahun serta subsider 291 ayat 1 dengan  ancaman hukuman 7 tahun penjara tentang pencabulan orang tidak berdaya. (Irf)