Bupati Jayapura Desak Pemerintah Pusat Selesaikan Pembangunan Jalan Sentani Depapre

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw

Keterangan gambar : Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw. (Foto : Irfan)

JAYAPURA, Potret.co – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mendesak pemerintah pusat segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur ruas jalan dari Sentani menuju Pelabuhan Petikemas Depapre di Kabupaten Jayapura.

Hingga saat ini pekerjaan jalan sepanjang 22 Kilometer itu tertunda cukup lama, karenanya dia meminta diselesaikan tahun ini.

“Ini sudah lama sekali tertunda dan dari tahun ke tahun. Kita hanya mendengar cerita yang sama, tetapi tidak kunjung direalisasikan. Bagi saya tidak ada pilihan lain, ya harus tahun ini juga di selesaikan. Bukan lagi nanti, atau tahun depan seperti janji yang sudah-sudah,” ujar Bupati saat pertemuan terbatas secara virtual dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Selasa (11/1/2022).

Bupati menuturkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura sudah berulangkali membangun komunikasi dengan Kementerian PUPR, bahkan hingga data-data teknis terkait rencana pembangunan infrastruktur jalan sudah diserahkan. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak menyelesaikannya.

“Termasuk, soal kasus hukum yang membuat proyek pembangunan ruas jalan ini terhenti, sudah terselesaikan, karena putusan hukum yang sudah inkracht. Artinya, tinggal jalan. Kenapa susah sekali. Padahal Tol Laut Pelabuhan Petikemas Depapre sudah dibuka dan ini adalah jalan strategis menuju pelabuhan petikemas itu,” kata Bupati.

Diapun mengingatkan kembali janji Presiden Joko Widodo saat 2016 lalu sempat mengunjungi Pelabuhan Petikemas Depapre, yang merencanakan pelabuhan tersebut sebagai pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia Timur.

Selain itu, kata Bupati, pembangunan tol laut di Papua dengan membuka Pelabuhan Petikemas Depapre merupakan proyek strategis nasional dalam rangka percepatan pembangunan di Papua.

“Sekarang harusnya tidak ada lagi ruang diskusi, karena jalan ini bukan barang baru. Ini sudah dikerjakan dan direncanakan sebagai proyek strategis nasional yang harus diselesaikan tahun ini. Kami akan terus tagih, dan tahun ini harus selesai,” ucapnya. (Irf)