Berperan Aktif Optimalisasi Program JKN – KIS, Kejari Mimika Terima Penghargaan dari BPJS Kesehatan

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah (kanan) menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kejari Mimika, Sutrisno Margi Itomo (kiri), Kamis (25/11/2021). (Foto : Syahriah)

Keterangan gambar : Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah (kanan) menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kejari Mimika, Sutrisno Margi Itomo (kiri), Kamis (25/11/2021). (Foto : Syahriah)

JAYAPURA, Potret.co – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Jayapura memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika.

Pemberian penghargaan dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Kamis (25/11/2021) oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah kepada Kepala Kejari Mimika, Sutrisno Margi Itomo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah mengatakan, Kejari Mimika telah berperan aktif dan mendukung optimalisasi program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurutnya, peran aktif dan dukungan tersebut diwujudkan dengan diaktifkannya kembali 17.000 peserta yang merupakan orang asli Papua asal Mimika yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

“Kejari Mimika telah membantu kami dalam cakupan semesta atau Universal Health Coverage (UHC). Ada 17.000 peserta di Mimika sempat nonaktif, dengan bantuan dan dukungan Kejari Mimika, iuran senilai Rp3,2 milyar telah dibayarkan untuk belasan ribu peserta tersebut dan telah aktif kembali sehingga bisa menggunakan layanan,” kata Djamal.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah menyampaikan sambutan sebelum pemberian penghargaan kepada Kepala Kejari Mimika, Sutrisno Margi Itomo.

Djamal mengungkapkan, dengan diaktifkannya kembali 17.000 peserta tersebut, maka Kabupaten Mimika meraih UHC tahun ini.

“Ini suatu prestasi bagi Kabupaten Mimika,” ucapnya.

Dukungan Kejaksaan, kata Djamal, juga diwujudkan dengan melakukan penegakan kepatuhan kepada pemberi kerja atau pengusaha.

“BPJS Kesehatan dan Kejari Mimika telah menandatangani MoU terkait pelimpahan atau Surat Kuasa Khusus (SKK), sehingga ada 19 badan usaha di wilayah Mimika yang sudah kami serahkan dan sudah ditindaklanjuti,” jelasnya.

“Bersyukur, hampir semuanya selesai dan ada beberapa sedang berjalan. Ada lebih dari Rp100 juta yang sudah dibayarkan. Peran aktif dan dukungan tersebut menjadi penilaian kami untuk memberikan penghargaan kepada Kejari Mimika,” sambung Djamal.

Kepala Kejari Mimika, Sutrisno Margi Itomo berterimakasih kepada BPJS Kesehatan. Menurutnya, peran aktif dan dukungan yang diberikan bukan untuk meraih penghargaan, namun lebih kepada menjalankan tugas sebagai penegak hukum.

“Di Kejaksaan ada fungsi peran bidang perdata dan tata usaha negara, kami membantu pemerintah, BUMN, BUMD serta BPJS Kesehatan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, salah satunya belum dibayarkannya iuran peserta yang ditanggung oleh Pemerintah daerah,” kata Sutrisno. (Ari)