Belanja di Pasar Mama Mama Papua Kini Bisa Transaksi Non Tunai

Belanja di Pasar Mama Mama Papua kini bisa non tunai. (Foto : Istimewa)

Keterangan gambar : Belanja di Pasar Mama Mama Papua kini bisa transaksi non tunai menggunakan QRIS. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co –  Untuk memudahkan masyarakat yang ingin bertransaksi di pasar Mama Mama Papua, Bank Indonesia menghadirkan layanan transaksi non tunai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di setiap lapak pedagang di pasar tradisional tersebut.

“Dengan adanya QRIS, seluruh lapak dagangan di pasar mama mama Papua, tentunya sangat membantu dalam kemudahan bertransaksi, sehingga penjual dan pembeli tidak kerepotan untuk mencari uang kembalian, yang akan sangat rawan menjadi media penyebaran Covid 19,” kata Darmawan Tohap Hutabarat selaku Kepala Tim Implementasi Kebijakan Daerah Bank Indonesia Perwakilan Papua.

“Dengan adanya QRIS, juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar bisa menabung lantaran transaksi jual beli yang menggunakan QRIS langsung masuk ke rekening pada pedagang di pasar tersebut,” tambah Tohap.

Selain menghadirkan layanan transaksi non tunai, melalui Program Sosial Bank Indonesia bertajuk “Dedikasi Untuk Negeri”, Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua juga menyalurkan bantuan kepada 58 pedagang di pasar tersebut.

Bantuan berupa penataan dan pembenahan diberikan secara bertahap dalam rangka menyambut gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang lalu.

Tohap mengatakan, bantuan penataan dan pembenahan meja dagangan mereka lantaran selama ini keberadaan pasar tersebut kurang diminati  masyarakat.

“Dengan pemberian bantuan berupa meja dagang yang dilengkapi tempat penyimpanan barang dagangan, diharapkan bisa merubah wajah pasar tersebut menjadi lebih teratur, lebih bersih dan lebih menarik untuk dikunjungi,” ucap Tohap usai kegiatan Bincang Bincang Media di Kota Jayapura, Jumat (22/10/2021).

Tohap mengatakan, penyerahan bantuan meja dagangan telah dilakukan secara bertahap pada September lalu, dan setelah pemberian bantuan, para pedagang bisa langsung merasakan dampaknya, sebab banyak dari masyarakat, terutama atlet PON yang menginap di sejumlah hotel di sekitar pasar mama mama Papua, lebih memilih membeli buah-buahan di pasar tersebut.

“Terlebih bantuan meja jualan dibuat dengan tetap mengedepankan aspek kearifan lokal masyarakat setempat sehingga menambah daya tarik bagi para pembeli untuk bertransaksi di pasar mama mama Papua,” jelasnya.

Bantuan PSBI

 

Pendamping UMKM di pasar mama mama Papua, Tia Warwe mengatakan, pasca penyaluran bantuan meja dagangan dari Bank Indonesia, telah memberikan dampak positif bagi para pedagang di pasar tersebut, terutama pada pelaksanaan PON XX lalu.

Namun, diakuinya, tidak mudah untuk merubah kebiasaan para pedagang mama mama Papua untuk menggunakan meja jualan, sebab pola perdagangan dengan menggelar barang dagangan di lantai sudah menjadi tradisi dari para pedagang tersebut, terlebih yang berasal dari daerah Lapago.

“Selama itu, mereka anggap bahwa yang beli hanya orang Papua, sehingga tradisi berjualan di lantai masih dilakukan, padahal faktanya banyak juga orang non papua yang ingin berbelanja di pasar mama mama Papua, namun karena kondisi tersebut sehingga banyak yang menjadi enggan berbelanja,” ucap Tia.

“Dengan adanya bantuan meja jualan dari Bank Indonesia, praktis merubah suasana di pasar tersebut, saat ini para pedagang sudah menata jualan mereka di atas meja dengan kondisi yang lebih bersih, dan berujung pada semakin banyaknya pembeli yang berkunjung ke pasar mama mama Papua,” sambungnya.

Tia menambahkan, pasar mama mama Papua adalah salah satu icon Kota Jayapura, sehingga pihaknya berharap agar kedepan lebih banyak lagi pihak-pihak yang mengikuti langkah Bank Indonesia dalam menata pasar mama mama Papua.

“Agar pasar tersebut tidak hanya menjadi pusat kegiatan jual beli seperti halnya pasar tradisional lainnya, tetapi juga bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Papua, yang akan memberikan dampak positif bagi para pedangang,” kata Tia.

Sementara itu, Katina Mombo, salah satu pedagang di pasar mama mama Papua, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, lantaran sangat membantu dan memberikan dampak positif pada kegiatan jual beli di pasar tersebut.

“Selama ini kami belum pernah dapat bantuan seperti ini, terima kasih Bank Indonesia sudah kasih bantuan meja jualan, sekarang pembeli sudah ramai, kami senang jualan sudah laku semua tidak seperti dulu,” ujar mama Katina Mombo. (Ari)