BAKTI Kominfo Sebut Ada 4.519 Titik Tanpa Sinyal di Papua

Proyek strategis nasional Palapa Ring Timur

Keterangan gambar : Tampak dua orang sedang berbincang berlatar belakang Infrastruktur telekomunikasi Palapa Ring Timur di Agats, Kabupaten Asmat, Papua. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co – Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo, Anang Latif mengatakan, BAKTI Kominfo memiliki prioritas percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi untuk menjangkau 12.548 titik yang tidak terjangkau sinyal seluler (blankspot) di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 4.519 titik yang berada di Papua.

“Untuk tahun 2021, BAKTI Kominfo menargetkan pembangunan menara base transceiver station (BTS) di 4.200 titik yang merupakan wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) termasuk di Papua. Pemerintah menyatakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Papua terus berlanjut dan dipercepat, meski pun acara PON XX selesai,” jelasnya.

Guna mendukung akses telekomunikasi yang berkualitas, BAKTI Kominfo menggunakan insfrastruktur jaringan tulang punggung (backbone) telekomunikasi Palapa Ring Timur untuk cadangan jaringan yang sudah dimiliki TelkomGroup. 

Kementerian Kominfo juga telah melakukan pengukuran sinyal di tempat penyelenggaraan PON XX, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

“Cadangan jaringan dari BAKTI Kominfo ini akan digunakan untuk berbagai skenario, seperti kelebihan lalu lintas (traffic) komunikasi dan jaringan putus,” ungkap Anang saat mendampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G. Plate melakukan kunjungan kerja ke Papua selama dua hari, Kamis dan Jumat (23-24 September 2021).

Menurutnya, lalu lintas telekomunikasi saat PON diperkirakan sangat besar. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan cadangan telekomunikasi terutama di lokasi penyelenggara pertandingan, penginapan atlet dan lokasi penyelenggara kegiatan.

“Sinyal seluler untuk penyelenggaraan PON XX Papua disiapkan oleh Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata,” tuturnya.

Dia juga mengatakan bahwa TelkomGroup menjadi mitra resmi PB PON XX 2021 Papua dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi.

Menurutnya, saat ini Telkom memiliki infrastruktur terluas di Papua dari tiga penyelenggara seluler yang ada di wilayah tersebut. (Irf)