2 Mahasiswa Ditetapkan Tersangka Pasca Aksi Ricuh di Uncen Jayapura

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon

Keterangan gambar : Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon. (Foto : Istimewa)

JAYAPURA, Potret.co  – Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota menetapkan dua oknum mahasiswa sebagai tersangka kasus aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Rabu (16/11/2022).

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan, dari tujuh mahasiswa yang diamankan, hasil pemeriksaan termasuk para saksi akhirnya ditetapkan dua orang tersangka, sementara lima lainnya dipulangkan.

“Hasil gelar perkara atas pemeriksaan yang dilakukan, dua mahasiswa yakni GP (22) dan KA (18) kami tetapkan sebagai tersangka,’’ kata Kapolresta, Jumat (18/11/2022).

Keduanya disangkakan pasal 160 dan 124 ayat (1) dan (2) junto pasal 212 KUHP tentang aksi yang melawan dan menyerang petugas.

“Atas perbuatan keduanya tersangka terancam hukuman penjara diatas 5 tahun,” tegasnya.

Terkait kedua mahasiswa tersebut berafiliasi dengan kelompok yang berseberangan dengan ideologi NKRI, Kapolres menyebutkan masih didalami pihaknya.

“Kami masih dalami keterlibatan keduanya didalam organisasi terlarang itu. Yang jelas GP dan KA sudah kami tetapkan tersangka,” kata Kapolresta.

Sementara itu, kondisi tiga anggota Polisi yang menjadi korban dalam kericuhan tersebut, Kapolresta mengatakan, berangsur membaik.

“Kondisi tiga anggota sudah baik. Tinggal menunggu hasil observasi dokter apakah sudah dibolehkan pulang atau tidak,” kata Kapolresta.

Diketahui aksi demo mahasiswa menolak pelaksanaan KTT G20 di Bali berakhir ricuh yang mengakibatkan tiga anggota Polri menjadi korban lemparan batu. (Nat)