18 TKBM Pelabuhan Depapre Lolos Uji Kompetensi Profesi di Poltekpel Surabaya

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Timothius J. Demetouw mewakili Bupati Jayapura, ketika mendampingi 18 orang anggota Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre saat mengikuti Diklat peningkatan kompetensi dan sertifikasi keterampilan TKBM di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. (Foto : Istimewa)

Keterangan gambar : Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Timothius J. Demetouw mewakili Bupati Jayapura, ketika mendampingi 18 orang anggota Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre saat mengikuti Diklat peningkatan kompetensi dan sertifikasi keterampilan TKBM di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. (Foto : Istimewa)

KABUPATEN JAYAPURA, Potret.co – 18 orang anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) untuk meningkatkan kompetensi dan sertifikasi keterampilan bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Petikemas Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua.

18 orang anggota Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre yang telah selesai mengikuti Diklat Kompetensi TKBM ini langsung mendapatkan 2 sertifikat sekaligus yakni, sertifikat keterampilan dari Poltekpel Surabaya dan sertifikat uji kompetensi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dibawah naungan Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre ini, mendapatkan materi tentang kompetensi keterampilan bongkar muat barang-barang umum dan juga kompetensi profesi, baik dari Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya dan Kementerian Perhubungan.

Para anggota koperasi ini mengikuti Diklat peningkatan kompetensi dan sertifikasi keterampilan untum TKBM di Pelabuhan Petikemas Depapre yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama KSOP Klas II Jayapura bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya selama tiga hari mulai tanggal 25 sampai dengan 27 November 2021.

14 anggota Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre ini dibawa langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura Timothius J. Demetouw mewakili Bupati Jayapura, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura Esau Awoitauw.

Staf Bappeda Apeng Sukaesih, Ketua Koperasi TKBM Sinar Pauw Depapre Agustinus Nyaro, Kasie LLAL dan Usaha Pelabuhan KSOP Jayapura Willem Thobias Fofid, Direktur Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya Capt. Sugiono, para Wakil Direktur, Ketua LSP 1 dan para pejabat struktural serta fungsional dosen.

“Kita sudah punya pelabuhan petikemas di Depapre secara operasional sudah mulai beroperasi tanggal 27 Januari 2021. Pada saat pelaksanaan operasi kapal tol laut Logistik Nusantara II itu masuk, kami melihat bahwa saat itu kami punya TKBM sudah ada. Tetapi, mereka pada dasarnya hanya mengandalkan fisik saat bekerja bongkar muat,” ujar Timothius, Selasa (30/11/2021).

“Dikarenakan, mereka masih terbatas dan juga masih belum menguasai bagaimana cara melakukan bongkar muat di pelabuhan. Jadi, dari Kokas, Sorong, Supiori ke Merauke sampai Jayapura itu ada sekian muatan dalam konteiner yang dibawa oleh kapal tol laut tersebut. Dalam konteiner itu, berisikan beras dari Merauke,” kata Timothius.

“ Disini bisa dilihat, bahwa tenaga bongkar muat kita ini belum memiliki keterampilan dalam hal bongkar muat, sehingga kita datangkan orang dari Pelabuhan Jayapura untuk membackup dalam tugas-tugas tersebut,” tambahnya.

Dalam perjalanan waktu bongkar muat selama ini, kata Timothius, jika pekerjaan bongkar muat di pelabuhan petikemas Depapre masih seperti ini, berarti kita banyak mengalami kerugian.

“Ketika kita lambat dalam membongkar, atau dalam melakukan bongkar muat itu terjadi kerusakan terhadap barang atau muatan yang kita angkut akibat ketidaktahuan atau keterbatasan kita, karena tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk bagaimana melakukan kerja bongkar muat tersebut,” katanya.